Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengusaha Tahu Desa Sulang Kelimpungan

Bali Tribune/ KELIMPUNGAN - Putu Sudana kelimpungan kesulitan bahan baku tahu.
Balitribune.co.id | Semarapura - Seretnya pasokan serta mahalnya  harga  kedelai, membuat para  pengusaha tahu dan tempe yang ada di Desa Sulang, Klungkung kelimpungan untuk melanjutkan usahanya di tengah Pandemi Covid 19 ini. Berbagai upaya dilakukan untuk memperlancar laju usaha rumahan mereka. Untuk bisa tetap berproduksi mereka berusaha mengakali dengan  memperkecil ukuran tahu dan tempe produksi mereka.
 
Ditemui, Senin (4/1), salah seorang pengusaha  tempe dan tahu asal Desa Sulang, Klungkung, Putu Sudana di rumahnya menyatakan bahan baku usaha tahu dan tempe kedelai saat ini sudah mengalami kenaikan sejak sebulan terakhir. Malahan kini harganya  naik drastis dari Rp7000 per kilogram, menjadi Rp9200 per kilogram. Karena situasi ini malahan ada pelaku usaha tahu dan tempe di tempat lain sampai harus merumahkan karyawannya karena terpepet ongkos sudah tidak menjangkau lagi. “Karena harga bahan baku sangat  tinggi, saya tidak hanya kurangi produksi. Bahkan saya alami kerugian cukup besar," ujar Putu Sudana pasrah.
 
Ditambahkannya dengan situasi saat ini, jika semakin banyak memproduksi tahu dan tempe, malah mengakibatkan semakin besar  pula kerugiannya. Dengan terpaksa karena kondisi ini dirinya berusaha  untuk meminimalkan pengeluarannya, Dia sampai harus memberhentikan salah seorang pegawainya. "Saya sampai berhentikan seorang pekerja saya. Nanti jika harga kedelai sudah normal, baru kerja lagi," terang Putu Sudana optimis. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Patung Anyaman Bambu Octopus Queen Raih Rekor Muri

balitribune.co.id | Semarapura - Kadis Pariwisata Ni Made Sulistiawati mewakili Bupati Satria bersama Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P, S.H., dan Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, menghadiri kegiatan Ceremony Penghargaan Rekor MURI atas karya Patung Anyaman Bambu terbesar di Indonesia Octopus Queen yang berlokasi di Obyek Wisata Penida Swing Park, Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (25/9) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Tinjau Pengerjaan Sodetan Aliran Sungai Tudad Bubuh

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menanggapi ancaman abrasi yang semakin parah di wilayah Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria meninjau pengerjaan sodetan aliran sungai Tudad Bubuh di Pantai Tegal Besar, Minggu (28/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Aksi "Ulah Pati", Badung Kebut Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengkebut pemasangan pagar railing di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Ini menyusul aksi ulah pati atau bunuh diri yang kembali terjadi di jembatan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bersiap Hadapi Musim Hujan, Bupati Tinjau Trash Rack Tukad Mati dan Jalan Simpang Teuku Umar Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau alat penyaring sampah (trash rack) di alur Tukad Mati, Kelurahan Legian, Kuta, pada Jumat (26/9). Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa beserta jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gabungan Komisi di DPRD Badung Turun ke GWK, Siapkan Surat Pemanggilan

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan 4 Komisi di DPRD Kabupaten Badung, masing-masing Komisi I, II, III, dan IV, turun langsung mengecek lokasi penutupan akses jalan warga oleh manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Jumat (26/9) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Mantra Soroti Lemahnya Sinkronisasi Program Makan Bergizi, Minta Pengawasan Diperketat

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPD RI asal Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra, menilai maraknya kasus keracunan massal akibat makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah akibat lemahnya sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan hal ini dinilai menjadi titik lemah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) untuk anak sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.