Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penjambret Bule Dibekuk di Semak-semak

Fajar Ramadhan (23), pelaku jambret dengan sasaran wisatawan perempuan ketika diaamankan di Mapolsek Kuta Selatan. (ray)

Denpasar, Bali Tribune

Seorang penjambret spesiasis wisatawan asing, Fajar Ramadhan (23) dibekuk anggota Polsek Kuta Selatan, Senin (10/04/2017) sekitar pukul 20.00 Wita. Ia diringkus beberapa jam setelah menjambret bule asal Estonia bernama Maria Lapus Kina (23).

Pelaku yang berasal dari Banjar Pemuteran, Desa Sumberwangi, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, ini dibekuk di semak-semak di sekitar Jalan Raya Pantai Balangan, Jimbaran. Ketika itu, dia hendak mengambil sebuah Iphone yang disembunyikan setelah melakukan aksi kejahatannya terhadap korban. Ia menjambret gadget keluaran Apple itu dari tangan korban yang tengah dibonceng rekannya, Eka arina Sahenfopa.

Saat mereka berdua sedang melintas di jalan sekitar Pantai Balangan itu dengan sepeda motor, tiba-tiba ada yang merampas Iphone yang baru saja dikeluarkan dari kantong. Setelah itu, tersangka langsung tancap gas, meninggalkan kedua korban yang nyaris terseret. Keduanya langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kuta Selatan. Polisi kemudian memeriksa keterangan sejumlah saksi dan  melacak keberadaan Iphone korban.

Dari hasil pantauan anggota, diketahui Iphone tersebut berada tak jauh dari lokasi penjambretan. Petugas pun melakukan penyanggongan di sekitar lokasi. Benar saja, tersangka akhirnya datang untuk mengambil Iphone tersebut. Kontan saja, dia langsung diamankan petugas. “Setelah menjambret, barang buktinya dibuang di semak-semak itu kemudian pada malam hari dia datang untuk mengambilnya," kata sumber di kepolisian.

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Wayan Latra, ketika dikonfirmasi, membenarkan penangkapan pelaku jambret yang menyasar bule perempuan yang sedang mengendarai motor tersebut. Kata dia, tersangka yang bekerja sebagai tukang cukur ini sudah beraksi dua kali khusus di wilayah Kuta Selatan. Ia menyasar wisatawan wanita yang mengendarai motor. "Pengakuan tersangka, dia sudah beraksi dua kali di wilayah Kuta Selatan," ujar Latra.*

wartawan
Bernard MB

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.