Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penjor Berstyrofoam Ciderai Spirit HUT Kota Ramah Lingkungan

Bali Tribune/ PENJOR - Sebagian peserta lomba penjor HUT Kota Gianyar masih memanfaatkan Styrofoam.
balitribune.co.id | Gianyar - Konsep ramah lingkungan yang menjadi spirit kegiatan Semarak HUT Kota Gianyar ke-248, rupanya belum diterjemahkan oleh seluruh organisasiperangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gianyar.Surat Edaran Bupati yang melarang tegas pemanfaatan bahan tidak ramah lingkungan di seluruh kegiatan belum efektif. Buktinya, dalam lomba penjor, styrofoam masih menyisip dan mengusik pemandangan.
 
Pantauan, Kamis (11/4), puluhan penjor dipasang oleh seluruh OPD, Lurah/perbekel dan instansi lainnya serangakaian lomba penjor antar instansi. Meski sepintas pemanfaatan bahan ramah lingkungan sudah mendominasi, namun belasan penjor masih menyisipkan bahan styrofoam sebagai hiasan tambahan. Sangat disayangkan, sisipan hiasan tak ramah lingkungan ini, justru menjadi ganjalan yang mengusik pemandangan. Sebagian besar hiasan styrofoam ini dimanfaatkan untuk hiasan di bagian tengah, pada posisi batang bamau mulai melengkung. Karena memang pemanfaatan styrofoam ini lebih efektif dan mempermudah pemasangan.
 
Bupati Gianyar I Made Mahahastra pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya  atas pemanfaatan bahan tidak ramah lingkungan itu. Terlebih di lingkungan pemerintahan diharapkan memberi percontohan. Terlebih pada kegiatan adat di masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk memantangi pemanfaatan styrofoam, plastik dan bahan tidak ramah lingkungan lainya. "Saya minta kepada juri, penjor yang menfaatkan bahan tidak ramah ligkungan agar tidak dapat juar.Kalau perlu, teman-teman media tulis OPD yang melanggar yang mengabaikan itu,"tegasnya.
 
Diakui, sejak awal pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran, agar spirit ramah lingkungan terus didengungkan dalam setiap kegiatan. Terlebih dalan semarak HUT Kota, dinilai tepat sebagai mementum untuk mengajak seluruh komponen bumi seni dalam memerangi plastik, styrofoam, menuju Gianyar bebas plastik. "Kami akan terus berupaya untuk penyadaran ini.OPD pun akan kami evaluasi agar menekankan spirit ini,"ungkapnya.
 
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra.Pihaknya tak menampik, jika dari laporan yang diterimanya masih ada bahan-bahan tidak ramah lingkungan dimanfaatkan oleh OPD untuk menghias perkantoran hingga dalam lomba penjor.Padahal Bupati Gianyar telah menegaskan komitmennya untuk memerangi plastik dan bahan tidak ramah lingkungan lainnya di setiap kegiatan. Mulai dari kegiatan keseharian dan aktivitas di perkantoran hingga dalam  kegiatan bermomentum lainnya. "Dalam HUT Kota ini, Bapak Bupati bahkan telah menegaskan itu dengan surat edaran," terangnya.
 
Sebagai langkah evaluasi dan pembinaan, tentunya pihaknya akanberkoordinasi dengan panitia HUT Kota. Setidaknya dalam kegiatan lomba, pemanfaatan plastik, styrofoam dan lainnya akan dijadikan pertimbangan untuk pengurangan nilai. Terlebih, Bapak Bupati juga menginstruksikan agar peserta lomba yang tidak berspiritkan ramah lingkungan tidak akan mendapatkan juara. "Tidak hanya dalam Kegiatan hut Kota, secara berkalanjutan komitmen ramah libgkungan ini akan terus digenjot dan dipertegass. Seperti halnya toko-toko yang masih menyediakan kantong plastik, tindakan tegas pasti akan diterimanya," pungkasnya.
wartawan
Redaksi
Category

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.