Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pentingnya Menggali Potensi Wisata di Daerah Perbatasan

Rapat
Pada sesi acara Rapat Koordinasi Cross Border Kemenpar di Kuta

BALI TRIBUNE - Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan potensi kunjungan wisatawan mancanegara dari negara perbatasan cukup tinggi, karena itu perlu digarap secara maksimal.

"Potensi wisatawan mancanegara daerah perbatasan tersebut potensinya cukup tinggi, karena itu Kementerian Pariwisata melakukan langkah-langkah membuat program wisata perbatasan tersebut melalui program 'Cross Border'," kata Pitana pada acara "Rapat Koordinasi Cross Border Kemenpar" di Kuta, Bali, Senin.
Ia mengatakan melalui program yang dirancang Kemenpar, yakni program "Cross Border" tersebut diharapkan potensi pariwisata di daerah perbatasan akan menjadi destinasi baru bagi negara-negara terdekat.
"Indonesia memiliki daerah berbatasan di sejumlah wilayah Indonesia, hal ini berpotensi mendatangkan wisatawan tersebut. Program yang dilakukan adalah membuat kegiatan (event) yang dimiliki daerah setempat, baik seni budaya maupun sajian kuliner. Termasuk juga mempromosikan objek-objek wisata daerah itu," ujarnya.
Pitana mengatakan wilayah Indonesia dengan keanekaragaman seni budaya yang ada di wilayah perbatasan tersebut akan menjadi daya tarik bagi wisatawan diperbatasan untuk berkunjung ke objek wisatawan tersebut. Misalnya di daerah Kalimantan berbatasan dengan negara Malaysia, begitu juga Batam, Kepulauan Riau berbatasan dengan negara Singapura.
"Dengan potensi yang dimiliki itu, maka daerah harus merancang sebuah program yang sejalan dengan 'cross border' yang dirancang Kementerian Pariwisata tersebut," ujar Pitana.
Ia membandingkan dengan negara Malaysia, kunjungan wisatawan perbatasan mencapai 66 persen yang datang dari negara Singapura, Indonesia dan Thailand.
Oleh karena itu, kata dia, Indonesia bisa mendatangan wisatawan perbatasan dengan cara membuat kegiatan pariwisata, antara lain membuat ajang festival di daerah perbatasan dengan menampilkan berbagai ragam seni budaya, promosi objek wisata dan lainnya.
"Kami yakin jika semua daerah perbatasan melakukan program 'Cross Border' Kemenpar, maka kunjungan wisatawan ke Indonesia akan meningkat, dan akan dapat memenuhi target kunjungan wisatawan 20 juta pada tahun 2019," katanya.
Pitana mengakui untuk meningkatkan kunjungan wisatawan terutama di daerah perbatasan memerlukan kerja keras, dan kesiapan infrastruktur pendukung lainnya. "Kesiapan infrastruktur pendukung antara lain transportasi udara, darat dan laut, serta sarana prasarana di objek wisata, seperti penginapan dan restoran. Jika ke depannya bisa terpenuhi unsur tersebut, maka kami yakin kunjungan wisatawan asing akan terus meningkat," Sebutnya.
Rapat Koordinasi Cross Bolder 2017 Kementerian Pariwisata dihadiri dari seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah perbatasan dengan negara tetangga. Begitu juga perwakilan Dinas Pariwisata daerah yang sedang mengembangkan sektor pariwisata.
Kegiatan selama dua hari hingga Selasa (15/8) dilakukan diskusi, tukar pengalaman antarpeserta serta sejumlah pemateri dari Kementerian Pariwisata.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.