Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penuhi Berbagai Indikator, Jembrana Lagi Raih Kabupaten Sehat

Bali Tribune / PENGHARGAAN - Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menerima Penghargaan Kabupaten Sehat (Swasti Saba).dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin di Jakarta Pusat, Selasa (28/11) malam.

balitribune.co.id | Negara - Menjelang pengujung tahun 2023, Kabupaten Jembrana kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Teranyar Kabupaten Jembrana dinobatkan sebagai Kabupaten Sehat Tahun 2023. Kabupaten Jembrana dinilai oleh pemerintah pusat telah memenuhi berbagai indicator tatanan  kabupaten sehat.

Berbagai prestasi di level nasional telah berhasil diraih Kabupaten Jembrana. Di bidang Kesehatan Kabupaten di ujung barat pulau dewata ini menjelang akhir tahun 2023 kembali menyabet Penghargaan Kabupaten Sehat (Swasti Saba). Penghargaan Kabupaten Sehat (Swasti Saba) diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan diterima oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Jakarta Pusat, Selasa (28/11) malam. 

Sebelumnya, Kabupaten Jembrana yang masuk sebagai nominasi Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2023 telah melalui beberapa tahapan verifikasi mulai dari verifikasi administrasi hingga verifikasi lapangan yang dilaksanakan langsung oleh tim pemerintah pusat. Kabupaten Jembrana sudah mendapat kunjungan langsung tim verifikasi. Sejumlah tempat diagendakan dan sudah dikunjungi oleh tim pusat selama dua hari, Selasa (12/9) dan Rabu (13/9) 

Sejumlah tempat dikunjungi oleh tim yang terdiri dari unsur tiga kementerian yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berbagai tempat yang dikunjungi diantaranya sekolah, puskesmas, pasar, terminal, posyandu, TPA/TPST, kantor pemerintahan, hingga taman bermain anak di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Tim melihat secara langsung kesesuaian administrasi yang disampaikan.

Sedangkan verifikasi administrasi dilakukan secara daring. Berbagai indikator tatanan kabupaten sehat juga saat itu telah dipenuhi. Indikator tersebut terdiri dari kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman, fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar dan pariwisata. Selain itu, ada juga indikator tatanan transportasi dan tertib lalulintas jalan,  perkantoran dan perindustrian, perlindungan sosial hingga pencegahan dan penanganan bencana.

Dari verifikasi administrasi dan lapangan, Kabupaten Jembrana dinilai telah memenuhi tujuh tatanan kabupaten/kota sehat. Ketujuh tatanan tersebut yaitu tatanan kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum, kawasan tertib lalu lintas dan sarana pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba Rabu (29/11) mengatakan penghargaan Kabupaten Sehat Tahun 2023 kepada Kabupaten Jembrana merupakan buah kerja keras semua pihak dalam mewujudkan tatanan kehidupan yang sehat di berbagai sektor. Kesadaran dan peran serta masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan dikatakannya juga menjadi factor yang sangat penting dalam penilaian kabupaten sehat ini.

"Ini semua kerja keras bersama jajaran Pemda dan masyarakat Jembrana," ujarnya. Pihaknya yakni predikat kabupaten sehat menjadi landasan penting dalam memberikan kenyamanan baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Jembrana. "Tentu ini adalah dasar untuk kita menuju Jembrana Emas 2026, dimana semua sektor telah memenuhi kriteria sebagai Kabupaten Sehat dan siap menerima kunjungan wisatawan," tandasnya.

 

wartawan
PAM
Category

Hadapi Low Season, Pengelola Resor Optimalkan Kerjasama dengan Online Travel Agent

balitribune.co.id I Denpasar - Pariwisata Bali pada September 2026 ini memasuki musim sepi kunjungan wisatawan asing atau low season. Kondisi tersebut membuat pengelola akomodasi wisata di Bali seperti hotel, resor, vila dan sejenisnya berupaya menggenjot tingkat hunian kamar atau okupansi salah satunya mengoptimalkan kerjasama dengan Online Travel Agent (OTA). 

Baca Selengkapnya icon click

Berantas Peredaran Rokok Ilegal, Tim Gabungan Razia Kios dan Warung Kelontong

balitribune.co.id I Amlapura - Petugas gabungan dari Kantor Bea Cukai bekerjasama dengan Sat Pol PP, Karangasem, semakin menggencarkan kegiatan operasi pemberantasan peredaran rokok atau produk tembakau ilegal tanpa pita cukai  resmi di sejumlah wilayah di Karangasem dengan menyasar warung-warung tradisional atau warung kelontong yang biasanya menjadi sasaran utama para distributor untuk memasarkan produk rokok ilegal berbagai merek tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anak Warga Binaan Perempuan Hanya Bisa Tinggal di Lapas hingga Usia 3 Tahun, Pemkab Badung Siapkan Pendampingan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menaruh perhatian khusus terhadap anak-anak yang terpaksa tinggal bersama ibunya di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Salah satu perhatian utama menyangkut batas usia anak bawaan warga binaan yang hanya diperbolehkan tinggal bersama ibunya hingga maksimal tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Tertibkan 10 PKL yang Berjualan di Atas Trotoar

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Sebanyak 10 PKL yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, ditertibkan pada Rabu (2/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Ketersediaan Pangan, Pemkot Denpasar Pantau Pasokan dan Harga Komoditas Strategis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, pasokan, dan harga pangan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga pangan di tingkat masyarakat tetap terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Berantas Sarang Nyamuk, Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging ULV

balitribune.co.id I Denpasar - Dinkes Denpasar terus memprogramkan pelaksanaan Fogging ULV hingga akhir tahun 2026. Kendati kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 pada periode yang sama. Fogging Ultra Low Volume (ULV) yang dilakukan secara bertahap sebagai langkah antisipasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.