Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyaluran Bantuan Pemerintah Harus Steril dari Kepentingan Politik

Bali Tribune / Anggota DPRD Bangli Satria Yudha

balitribune.co.id | Bangli - Penyaluran bantuan dari pemerintah pusat baik itu dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai ( BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya di Bangli justu mengundang polemik. Pasalnya banyak masyarakat yang sejatinya  layak mendapat bantuan justru terceer. Realita yang terjadi mengundang keprihatinan anggota DPRD Bangli, Satria Yuda.

Menurut Satria Yudha bantuan sosial yang digelotorkan pemerintah bertujuan baik, namun sayang penterjemahannya dibawah tidak berjalan sesuai harapan.”Tujuan pemerintah pusat memberikan bantuan sosial kepada masyarakat  salah satunya untuk menjaga daya beli masyarakat ditengah pandemik Covid-19, namun nyatanya  pengimpletasian penyaluran bantuan terkesan acak-acakan atau kurang selektif ,” ujar politisi PDIP ini, Senin (25/5)

Kata Satria Yuda  buktinya ada PNS masuk daftar penerima, satu penerima menerima bantuan double hingga penyaluran bantuan kurang merata .” Ada satu tempat,jumlah warganya lebih sedikit justru penerimanya menumpuk, sementara di tempat lain jumlah warganya lebih banyak  justru  penerimanya sangat sedikit,” jelas anggota dewan dua kali periode ini.

Satria Yuda justru mempertanyakan statemen dinas sosial yang mengatakan  kalau untuk penyaluran bantuan pemerintah pusat menggunakan data lama, buktinya banyak nama baru yang muncul sebagai penerima “ Seharusnya  dengan melihat kondisi  yang  terjadi di lapangan seharusnya Dinsos turun  melakukan  cros cek dan bukanya  hanya  duduk manis dikantor sambil menunggu laporan ,”sebut politisi asal banjar Tanggahan Peken Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini.

Satria Yuda juga secara tegas mengatakan penyaluran bantuan harus selektif atau memenuhi kriteria dan bebas dari kepentingan politik.”Kalau penyaluran sampai terkontaminasi kepentingan politik, maka  akan terjadi tumpang tindih dalam penyaluran,”tegasnya.  

Menuut Satria Yudha justru dalam kondisi seperti ini yang justru menjadai sasaran tembak  adalah para kepala lingkungan atau kepala dusun. “ Kami merasa kasihan dengan para kadus atau kapling, mereka  menanggung beban moral, karena menjadi tempat pelampiasan dari warganya yang  tidak  terakomodir ,”tegas  Satria Yuda.

Disamping itu  Satria Yudha juga menyinggung lemahnya sosialiasai dari instansi terkait, membuat  masyarakat tidak tahu akan adanya rogram bantuan  dari pemerintah pusat “ Pemerintah pusat lewat Kementerian saat ini sedang intens menurunkan bantuan kepada masyarakat, tapi lemahnya sosialiasai membuat masyarakat tidak tahu adanya program  tersebut, seperi Kementerian Koperasi menurunkan bantuan stimulus usaha (PBSU)  akibat dampak Covid-19.” ungkap Satria Yudha.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

Inilah Para Jawara Layanan Honda Bali yang Siap Berlaga di Tingkat Nasional Juli Mendatang

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan terbaik bagi konsumen melalui penyelenggaraan Awarding Kontes Layanan Honda Regional (KLHR) 2026 yang dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Targetkan 20.000 Peserta, Asita Bali Siapkan Fun Run "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali"

balitribune.co.id | Denpasar - Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali membahas rencana pengembangan wisata olahraga melalui ajang lari bertajuk "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali” di hadapan Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4/2026). Ketua DPD Asita Bali, I Putu Winastra menyampaikan, tengah menyiapkan kegiatan Fun Run dengan konsep lintasan 5 Kilometer dan 10 Kilometer, menargetkan partisipasi hingga 20.000 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Koperasi Ingin NIK Terbit? Pastikan Lakukan RAT Sebelum Batas Waktu Terbaru

balitribune.co.id | Mangupura - Sertifikat Nomor Induk Koperasi atau NIK hanya akan diterbitkan bagi koperasi yang tertib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi memperpanjang batas waktu pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 hingga 30 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi Kementerian Koperasi tentang Perpanjangan Waktu RAT Koperasi Tahun Buku 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemedek Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi dan Aturan Ojek di Kawasan Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menjaga ketertiban serta meningkatkan kenyamanan pemedek yang akan menggunakan jasa ojek di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, telah dilaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap operasional ojek Besakih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Overdosis Miras di Acara Pernikahan, Dua Pria di Kintamani Tewas

balitribune.co.id | Bangli - Dua warga Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, meninggal dunia diduga akibat mengonsumsi minuman keras dalam acara resepsi pernikahan di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B pada Selasa (31/3/2026) lalu. Peristiwa memilukan ini mendapat atensi penuh jajaran Sat Reskrim Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click

Rutan Negara Overload, Kapasitas 71 Orang, Dipaksa Tampung 200 Penghuni

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini Rutan Kelas IIB Negara kapasitasnya overload. Bahkan jumlah penghuninya dua kali lipat kapasitas yang tersedia. Ditengah kondisi setiap blok yang sesak, potensi pelanggaran terus diantisipasi. Salah satunya dengan secara rutin menggelar penggeledahan hingga test urine.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.