Penyaluran BST Tahap VI untuk 598.448 KPM di Provinsi Bali 99 Persen | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 19 October 2020 05:52
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Bali Tribune/ MENINJAU - Mensos Julian P Batubara, didampingi rombongan saat meninjau kegiatan penyaluran BST dan BSB di Wantilan/Pendopo Jaba Pura, Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansenal, Kabupaten Badung, akhir pekan lalu.
Balitribune.co.id | Mangupura -  Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemad mengatakan, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Provinsi Bali pada tahap VI (September 2020) telah tersalurkan sebanyak 598.448 KPM atau 99 persen.
 
"Pos Indonesia optimistis penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) pada tahap lanjutan dapat berjalan dengan baik dan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah dengan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memperbanyak titik layanan, memperpanjang jam layanan, serta memperluas kerja sama komunitas di daerah," ujar Faizal Rochmad Djoemad, di sela kegiatan penyaluran BST dan Bantuan Sosial Beras (BSB) di Wantilan/Pendopo Jaba Pura Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Jumat (16/10) lalu.
 
Pada tahap I hingga tahap VI sebelumnya untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) memiliki alokasi 3.141.580 KPM, dan telah terealisasi sebanyak 3.081.138 KPM atau 98,06 persen. BST yang disalurkan di wilayah Kabupaten Badung kali ini merupakan penyaluran tahap VII yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) dengan nilai bantuan Rp300 ribu bagi setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 
 
"Penyaluran dialokasikan kepada 101.046 KPM, dengan rincian Kota Denpasar (10.152 KPM), Kabupaten Badung (12.154 KPM), dan sisanya tersebar di 7 kabupaten lainnya di Bali," jelas Dirut PT Pos Indonesia.
 
Bersama Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batu Bara, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung proses penyaluran BST tersebut. Turut hadir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus.
 
"Bantuan sosial diharapkan bisa tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai target yang ditetapkan berdasarkan anggaran bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Juga diharapkan dapat terwujudnya sinergi kerja antarpihak terkait dalam pelaksanaan penyaluran bantuan sosial  untuk percepatan penanganan Covid-19," kata Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama.
 
Dalam sambutannya, Puan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan dari pemerintah melalui Kemensos. Diharapkan dengan ada bantuan ini dapat meringakan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. 
 
Selain itu, Kemensos telah menyalurkan sejumlah bantuan seperti, Bantuan Pangan Non Tunai Kartu Sembako. Untuk wilayah Provinsi Bali diberikan kepada 174.480 KPM yang tersebar di 9 kabupaten/kota, dan hingga Oktober 2020, mendapatkan bantuan sebesar Rp319.452.050.000 
Di wilayah Kabupaten Badung terdapat 9.438 KPM, dan hingga Oktober 2020 mendapatkan bantuan sebesar Rp18.064.200.000. Tercatat 3.309 KPM di Kecamatan Abiansemal, dan 142 KPM di Desa Dauh Yeh Cani.
 
Lewat bank penyalur (BNI), setiap KPM tiap bulan menerima bantuan Rp200 ribu melalui KKS untuk belanja bahan pangan di e-Warong. Sedangkan penyaluran di lokasi ini untuk realisasi Oktober 2020 sejumlah Rp 661.800.000.
 
Terkait Bantuan Sosial Tunai Kartu Sembako Non PKH diberikan kepada 94.300 KPM yang tersebar di 9 kabupaten/kota (Rp 47.150.000.000). Di Kabupaten Badung ada 5.535 KPM (Rp 2.767.500.000), dimana terdapat 1.885 KPM di Kecamatan Abiansemal (Rp 942.500.000) dan 116 KPM di Desa Dauh Yeh Cane dengan nominal bantuan Rp 58 juta. 
 
Bantuan tersebut disalurkan oleh Himbara/BNI. Diberikan sekali kepada tiap KPM sebesar Rp500 ribu melalui rekening kartu sembako dan telah terealisasi pada September 2020.
 
Untuk BST di Provinsi Bali ada 189.635  KPM (Rp568.869.000.000), di Kabupaten Badung diberikan kepada 12.790 KPM (Rp12.743.300.000), di Kecamatan Abiansemal disalurkan untuk 3.396 KPM dengan nominal bantuan hingga Oktober 2020 (Rp10.188.000.000). Sedangkan di Desa Dauh Yah Cane terdapat 613 KPM dengan jumlah bantuan hingga Oktober 2020 sebesar Rp1.839.000.0000.
 
BST disalurkan melalui Kantor Pos dan Himbara, diberikan selama 9 bulan, yaitu untuk April hingga Juni dengan nominal per bulan Rp600 ribu. Kemudian, Juli hingga Desember senilai Rp300 ribu per bulan.
 
Terkait Bantuan Sosial Beras, terdapat 86.566 KPM di Provinsi Bali (3.895.470 kg). Rinciannya, per KPM menerima bantuan beras 15 kg per bulan selama tiga bulan (Agustus-Oktober 2020), Pada September 2020, disalurkan 30 kg beras untuk alokasi Agustus dan September, dan pada Oktober (15 kg). 
 
Sebanyak 4.081 KPM di Kabupaten Badung menerima bantuan beras hingga Oktober 2020 (183.465 kg), di Kecamatan Abiansemal (1.497 KPM) menerima bantuan beras hingga Oktober (67.365 kg). Sedangkan di Desa Dauh Yeh Cane ada 21 KPM yang mendapatkan bantuan hingga Oktober sebesar 945 kg beras.