Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyaluran STB di Karangasem, Penerima Bantuan Tidak Punya Televisi

Bali Tribune / STB - Teknisi saat memasang bantuan STB di salah satu rumah warga penerima bantuan di Desa Bukit, Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura - Tiga hari menjelang Analog Switch Off (ASO) migrasi total atau penghentian siaran TV Analog ke siaran TV Digital, yang di jadwalkan pada 31 maret mendatang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karangasem mendorong percepatan pendistribusian Set Top Box (STB) kepada warga miskin penerima bantuan.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kominfo Karangasem, I Gusti Ngurah Swisnawa, kepada Bali Tribune di kantornya, Senin (27/3) menyebutkan berdasarkan data terakhir, pendistribusian STB di Karangasem telah mencapai 70 persen lebih.

“Pendistribusian Set Top Box sudah mencapai 70 persen, dan saat ini teknisi masih terus bergerak menuju warga penerima bantuan Set Top Box di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau, karena tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Swisnawa. Sebelumnya lanjut dia, ASO sendiri sebenarnya dijadwalkan dilaksanakan pada 20 maret 2023 lalu, namun karena pendistribusian STB belum tuntas, sehingga ASO diundur hingga 31 Maret 2023 mendatang.

Artinya kata dia, teknisi masih memilik waktu beberapa hari kedepan untuk menuntaskan pendistribusian STB bantuan pemerintah kepada warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan tersebut. Ditargetkan pendistribusian STB di Kabupaten Karangasem akan tuntas dalam dua hari mendatang yakni sebelum ASO total pada 31 Maret mendatang.

Diakuinya berbagai kendala dihadapi oleh teknisi penyalur sekaligus instalator STB di lapangan. Dari pantauan petugas Diskominfo yang ikut dalam penyaluran STB bersama teknisi ke sejumlah desa di Karangasem. kendala yang dihadapi diantaranya, medan terjal dimana petugas dan teknisi harus mendaki bukit atau gunung menuju keluarga penerima bantuan STB.

Setiba di lokasi setelah lelah berjalan mendaki bukit, warga penerima bantuan STB bersangkutan ternyata tidak memiliki Televisi (TV) dan ada pula warga penerima bantuan STB TV nya sudah rusak selama bertahun-tahun.

“Ya seperti itulah pak kendalanya, medannya terjal dan tidak bisa dilalui kendaraan. Sampai di lokasi ternyata penerimanya tidak punya TV, ada juga yang TV nya sudah rusak selama bertahun-tahun. Ada pula TV nya gak ada remotnya sehingga susah untuk instalasi,” ungkap Slamet, salah satu teknisi yang bertugas menyalurkan dan memasang STB di wilayah Desa Bukit, Karangasem.

Ada pula kata dia, penerima bantuan STB memiliki TV yang bagus, namun sayangnya mereka berada di wilayah Blank Spot alias tidak ada signal TV Analog apalagi Digital dan hanya bisa menggunakan Antena Parabola.

Terkait areal Blank Spot Signal TV Analog maupun Digital, Asisten III Sekda kabupaten Karangasem yang pernah menjabat Kadiskominfo Karangasem, I Gede Ngurah Yudiantara, kepada Bali Tribune juga menyebutkan ada 20 desa lebih di Karangasem yang masuk area Blank Spot signal TV Analog maupun Digital.

Kendati tidak merinci secara detail nama-nama desa yang masuk areal Blank Spot, namun Yudiantara meneyebutkan kawasan tersebut telah mengalami Blank Spot sejak dulu, karena tidak bisa menjangkau signal siaran TV Analog. Jadi selama ini warga di desa bersangkutan menggunakan Antena Parabola untuk bisa menonton siaran televisi.

“Ada sebanyak 20 desa lebih di Karangasem yang mengalami Blank Spot! Nah datanya semua ada di Diskominfo. Jadi saya tegaskan tidak semua desa di Karangasem bisa menerima siaran TV. Kalau awalnya bisa menerima siaran TV Analog sudah pasti bisa menerima siaran TV Digital, tapi kalau dari awal tidak bisa menerima siara TV Analog ya sudah bisa dipastikan tidak bisa menerima siaran TV Digital,” tandasnya.

wartawan
AGS
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.