Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyebar Video Mesum di RSU Sanjiwani Gianyar Diburu

Bali Tribune/video mesum di tempat tidur pasien.

balitribune.co.id | Gianyar - Video adegan mesum di ranjang pasien yang diduga dilakukan seorang pasien dan penunggu pasien kini diburu Jajaran Kepolisian Gianyar. Khususnya penyebar pertama dengan postingan berbumbu tulisan “RSU Sanjiwani Gianyar”. Pihak rumah sakit pun kini sedang berkoordinasi dengan Tim IT Dinas Infokom Gianyar untuk melacak sekaligus melakukan pelaporan.

Dalam video yang berdurasi 42 detik itu, laki-laki yang diduga sebagai pasien posisinya di bawah dan  perempuan di atasnya yang aktif saat hubungan badan di atas bed (tempat tidur rumah sakit). Adegan mesum itu berlangsung di ruang perawatan yang ditutup korden biru kombinasi putih.

“Video itu kami pastikan tidak terjadi di RSU Sanjiwani Gianyar. Tidak ada korden dan kamar rawat inap seperti yang tergambar di video itu,“ tegas  Dirut RSUD Sanjiwani dr Ida Komang Upeksa yang dikorfimasi, Jumat (25/4) kemarin.

Diakuinya, video itu sangat mengejutkan, karena ada sisipan tulisan “RSU Sanjiwani Gianyar” yang dibuat oleh penyebarnya.   Karena tulisan itulah yang mengakibatkan pihaknya merasa dirugikan. Menindaklanjuti itu, Ida Komang mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar. Tujuannya untuk menelusuri video tersebut.  

“Kita belum lapor ke Polisi, karena  masih melakukan  penelusuran dengan bantuan tim IT di  Diskominfo," terangnya.

Sekdis Kominfo Gianyar I Gede Daging  membenarkan jika jajarannya kini masih menghimpun sumber-sumber lokal terkait peredaran video itu. Lebih lanjut akan ditelusuri  melalui bantuan Kominfo pusat.  “Setelah menerima surat koordinasi dari pihak RS Sanjiwani Gianyar, kami langsung melakukan tindakan awal, Jika rumah sakit merasa dirugikan nanti bisa melapor ke Kepolisian agar bisa ditindak secara hukum," terangnya.  

Sementara itu, aparat kepolisian  Resort Gianyar juga memastikan sedang melakukan penyelidikan terkait video tersebut. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Hutomo, pun menegaskan bahwa jajarannya sudah melakukan penyelidikan. Pihaknya juga berharap agar tidak ada lagi yang ikut-ikutan menyebarkan dan atau pun mentransmisikan.

“Kalau tidak ingin kena masalah, penyebarannya harus dihentikan dan dihapus jika mendapatkan video tersebut,” pesannya. ata

wartawan
Nyoman Astana
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.