Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyegelan Jalur Pipa Reservoar di Nusa Penida Berakhir, Disepakati PDAM Berikan Konpensasi 100 Juta

Bali Tribune / Pj Bupati Jendrika.

balitribune.co.id | SemarapuraKasus adanya kekesalan warga di Nusa Penida yang menyegel saluran air reservoar PDAM Tirtamahotama di Nusa Penida akhirnya berakhir win win solution. Dimana pihak PDAM Mahotama Klungkung di Nusa Penida dengan memberikan konpensasi kepihak warga yang keberatan sebesar 100 juta untuk satu titik reservoar, ada 2 titik lokasi reservoar yang dipersoalkan warga sebelumnya.

Pj Bupati Jendrika dalam penjelasannya kepada media, Selasa (9/7), menyatakan bahwa kasus penyegelan saluran PDAM di dua titik reservoar oleh warga sudah menemukan titik temu dengan kesepakatan pihak PDAM Tirta Mahotama dengan  memberikan konpensasi sebesar 100 juta per titik dari 2 titik  reservoar yang dipersoalkan. "Persoalan penyegelan jaringan pipa PDAM di Nusa Penida yang ada di dua lokasi reservoar  sudah ada titik temu kesepakatan. Dimana pihak PDAM memberika  konpensasi sebesar 100 juta untuk tiap lokasi dari dua lokasi reservoar yang sempat disegel warga," ungkapnya.

Pj Bupati Jendrika juga menginggung adanya Perbekel dan Ketua BPBD  desa Suana yang sempat menyampaikan keluhan dan harapannya agar 1100 warganya dapat layanan sambungan ke Desa Suana.Menurut Pj  Bupati bahwa sebanyak 1100 sambungan yang dimohonkan dimana jaringan pipanya debit airnya  tidak mencukupi untuk kebutuhan air ke Desa Suana.

Karena itu, Pj Bupati Jendrika berjanji akan berusaha memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat Nusa Penida dengan melakukan terobosan,dengan berupaya  agar bisa dapat bantuan anggaran dengan schema peminjaman kepihak BPD Bali. "Dengan memohonkan bantuan schema pinjaman dengan BPD Bali ini, sebagai upaya untuk bisa menuntaskan penyambungan pipa untuk seluruh masyarakat Nusa Penida bisa segera terpenuhi," tambahnya.

Intinya menurut Pj Bupati Jendrika pihak Pemkab Klungkung akan berusaha keras mencari jalan keluar agar kebutuhan air untuk warga Nusa Penida bisa segera terpenuhi. "Kebutuhan air untuk warga Nusa Penida merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi warga," pungkasnya.

wartawan
SUG
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.