Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peralatan Panjat Tebing Mendesak Diadakan

FPTI
Putu Yudi Atmika

BALI TRIBUNE - Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Bali mesti putar otak untuk memenuhi pengadaan peralatan panjat tebing. Sebab, hasil rapat kerja anggota FPTI Bali belum lama ini, mengamanatkan kepada pengurus untuk memprioritaskan masalah peralatan tersebut.

 “Ya namanya program kerja, maka perencanaan harus disiapkan secara matang oleh bidang-bidang yang ada di struktur kepengurusan FPTI Bali. Tak terkecuali soal peralatan,” kata Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudi Atmika di Denpasar, Rabu (24/1).

Pria yang juga Wakil Sekretaris Umum I KONI Bali itu menjelaskan, jika terkait peralatan secara teknis tidak mungkin bisa sepenuhnya diberikan bantuan oleh pemerintah. Dengan demikian perlu dicarikan terobosan-terobosan.

“Ya kalau peralatan jika ada bantuan dari pemerintah melalui KONI Bali nantinya, pengadaannya dilakukan terhadap alat yang memang sangat diperlukan dan mendesak sekali. Jadi prioritas itu dulu,” tandas Yudi Atmika.

Pihaknya juga menyinggung soal pengadaan lintasan panjat tebing yang tidak dimiliki FPTI Bali. Pasalnya lintasan yang dimiliki FPTI Bali di kawasan stadion Ngurah Rai sudah rusak total dan tidak laik untuk digunakan latihan.

“Kalau soal banyaknya lintasan panjat tebing di Bali memang benar, karena setiap Porprov Bali yang digelar di daerah di Bali selalu dibangun lintasan panjat tebing. Namun itu milik kabupaten dan kota sementara FPTI Bali tidak punya,” tambahnya.

Hal itu dipaparkannya karena di KONI Bali ada program Primada Bali dan atlet panjat tebing juga menghuni program tersebut. Apalagi FPTI Bali merupakan sentral pembinaan bagi atlet Bali.

“Inilah yang harus kami pikirkan, rencanakan dan berupaya mencari langkah bisa terealisasi. Terlepas dari itu semua, program kerja lainnya juga membahas soal rencana kejuaraan lokal maupun nasional yang nantinya digelar di Bali,” pungkas Yudiatmika.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.