Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perampok Bersenjata Tusuk Karyawan Money Changer

Bali Tribune/ Gigih Aditta, pelaku perampokan money changer dengan sajam.
balitribune.co.id | Denpasar - Aksi perampokan bersenjata tajam (sajam) kembali terjadi di tempat penukaran uang (money changer). Kali ini berlangsung dramatis di Cash X Chanya milik PT. Anak Rantau di Jalan Pulau Tarakan Nomor 162 Denpasar, Minggu (21/7) pukul 15.40 Wita.
 
Namun pelaku bernama Gigih Aditta (21) asal Tangerang, Banten ini gagal melakukan aksi. Sebab, karyawan kasir bernama lalu Muhammad Buhari (25) melakukan perlawanan walaupun sempat mendapatkan dua luka tusukan di punggung kiri.
 
Informasi yang berhasil dihimpun balitribune.co.id |  -  kemarin mengatakan, pelaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran situasi di dalam tempat penukaran uang itu benar-benar sepi pengunjung. Dia menggunakan jaket abu-abu celana jeans hitam langsung menodongkan pisau ke korban. Menariknya, untuk melakukan aksinya itu ia menyamar menjadi karyawan PLN. "Katanya dari PLN dan mau mngecek listrik. Malah saya langsung ditodong dengan sajam," ungkap korban.
 
Korban pun kaget dan ketakutan. Sebab, sambil menyodorkan pisau dengan tangan kanan, ia meminta korban untuk menyerahkan uang. Meski demikian, korban bersikeras tidak mau memberikan uang. Saling dorong pun tak terhindarkan. “Ya, saya langsung ditusuk di bagian kiri punggung. Saya melawan dengan cara mendorong pelaku. Setelah itu, saya lari ke luar dan berteriak ada perampok,” terangnya.
 
Sejumlah masyarakat dan pengguna jalan yang mendengar teriakan korban, salah satunya seorang polisi berpakaian sipil. Ia langsung berhenti dan masuk ke TKP. “Di dalam, Bapak polisi itu langsung mengeluarkan senjata lalu meminta pelaku segera meletakkan pisau lalu tiarap di lantai. Jika masih melawan maka akan ditembak kepalanya. Sehinga pelaku menuruti permintaan polisi,” jelasnya.
 
Setelah pelaku dilumpuhkan, korban kemudian dilarikan ke RS Sanglah untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung ada anggota polisi sehingga pelaku tidak diamuk massa. Ia lalu digiring ke Mapolsek Denpasar Barat menggunakan mobil polisi. Saat dikeluarkan dari tempat penukaran uang dan tempat penjualan minyak gosok tradisional itu, massa sempat ngamuk namun polisi dengan sigap melerai.
 
Masih di lokasi kejadian, sumber petugas kepolisian mengatakan, pelaku mengaku melakukan aksi ini dengan modus survei tempat terlebih dahulu sebelum beraksi. Karena tempat tersebut tidak terlalu ramai, ia kembali lagi dengan menggunakan sepeda motor DK 6404 DL.
 
Ia langsung masuk dengan berpura-pura sebagai karyawan PLN  dengan maksud mau mengecek meteran listrik di TKP. Di dalam ia langsung mengeluarkan pisau dari tas dan menodongkan sajam. Karyawan pun melakukan perlawanan mendapatkan loka tusukan sebanyak 2 kali di punggung. "Kami amankan 1 buah pisau, 1 buah hand phone, dompet hitam berisi identitas, tas slempang warna hitam, motor warna putih DK 6404 DL," bisik sumber.
 
Kapolsek Denpasar Barat, AKP Agung Ayu Udayani Adi membenarkan telah terjadi peristiwa itu. Pelaku langsung diamankan oleh petugas yang sedang bertugas patroli. “Datanya nyusul, ya. Sebab, kami masih dalami keterangan pelaku. Korban sementara di rumah sakit," ujarnya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Bareskrim Bongkar Pencucian Uang  Bisnis Baju Bekas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali kembali kecolongan. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan besar tindak pidana perdagangan dan pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari bisnis impor pakaian bekas ilegal atau thrift di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan  Pastikan Ketegasan Raperda Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali akar permasalahan alih fungsi lahan di Bali adalah terjadinya ketimpangan pendapatan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk diselesaikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Pulau Serangan, Ipung Segera Ajukan Permohonan Eksekusi

balitribune.co.id | Denpasar - Sengkata tanah di Pulau Serangan Denpasar Selatan (Densel), seorang warga asli Pulau Serangan Sarah alias Hajjah Maisarah yang menggugat PT Bali Turtle Island Development (PT BTID), Walikota Denpasar, Lurah Serangan dan Desa Adat Serangan kembali menang di tingkat kasasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Bumerang Kebijakan Baru, Pemasukan Daerah dari Sektor Pajak Reklame Turun

balitribune.co.id | Amlapura - Pendapatan atau penerimaan pajak daerah dari sektor pajak reklame belum mencapai target, dimana hingga Tahun 2025 berjalan, realisasi pajak reklame baru mencapai 58,93 persen dari target yang ditetapkan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nyoman Siki Ngurah, kepada awak media Senin (15/125) pun tidak menampik terkait hal tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dari DPRD ke Gerakan Koperasi, Suwirta Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kemenpar: Seluruh Akomodasi Dipasarkan OTA Wajib Miliki Izin Usaha

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menegaskan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui Online Travel Agent (OTA) wajib memiliki izin usaha paling lambat pada 31 Maret 2026. Merchant yang tidak memenuhi ketentuan akan dihentikan penjualannya di OТА. Demikian dikutip dari akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.