Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perampok Money Changer Ditembak Mati

Bali Tribune/ray
Lokasi perampokan masih dalam pengawasan polisi

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Kerja keras tim gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali patut diacungi jempol. Kurang dari 24 jam, pelaku perampokan di kantor PT Bali Maspin Tjinra money changer yang terletak di Jalan Pratama No 36 XY Banjar Terora Kelurahan Tanjung Benoa berhasil diungkap.

Menariknya, para pelaku adalah warga negara asing berkebangsaan Rusia. Tiga orang berhasil diringkus, sementara 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"Satu ditembak mati, satu masih kritis dan satu dalam kondisi aman. Mereka terpaksa ditembak karena berusaha melawan petugas," ungkap sumber terpercaya Bali Tribune, Selasa (19/3) sore.

Para pelaku ini juga merupakan pelaku perampokan money changer di Jalan Nakula Kuta beberapa bulan lalu serta diduga juga pelaku perampasan senjata milik anggota Brimob di Hotel Ayana pada 8 Agustus 2017 lalu. Dugaan kuat sebagai pelaku perampasan senjata karena ditemukan ada magazine di lokasi perampokan dan di lokasi penangkapan di sebuah kos kosan dekat kampus Politeknik Udayana Jimbaran. "Ada ditemukan magazine. Tapi senjatanya belum ketemu. Mungkin sudah dibawa lari," tutur sumber tersebut. 

Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, para pelaku diduga lebih dari 5 orang, masuk melalui pintu bagian belakang kemudian mendobrak pintu dan langsung melumpuhkan 3 orang karyawan dengan cara memukul dan menodongkan pisau. Ketiga karyawan itu adalah Mohammad Sandriadi (20), Gedi Kurniawan dan Abdul Karim. "Mereka masuk langsung menyerang dan melumpuhkan ketiga orang karyawan ini," ungkap seorang petugas kepolisian.

Menurut Mohammad Sandriadi kepada polisi, saat itu pria asal Jember, Jawa Timur ini sedang duduk di belakang sebelah pintu dan sedang main handphonenya. Tiba-tiba ada beberapa orang tidak dikenal masuk lewat pintu belakang dengan cara mendorong pintu kemudian masuk dan memukul dirinya pada bagian wajah sebanyak satu kali. Kemudian dua orang pelaku lainnya menyerang Gedi dan Abdul Karim. Setelah melumpuhkan karyawan dan security, selanjutnya para pelaku mengikat menggunakan tali dan melakban semua karyawan kemudian dimasukkan ke kamar belakang.

"Setelah itu para pelaku menggasak uang dan pergi. Gedi lari minta bantuan kepada karyawan Pepito atas nama Putu Widiarta. Kemudian Gedi dibantu oleh Putu Widiarta untuk membuka lakban dan ikatan tangannya. Setelah itu baru korban melaporkan ke Polsek Kuta Selatan," tutur petugas yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Para pelaku berhasil mengambil uang dalam brangkas diperkirkan kurang lebih Rp 900 juta dan valas asing kurang lebih 5.600 dollar Amerika. Sementara barang - barang yang ditemukan di TKP diduga milik para pelaku, yaitu lakban warna hitam yang dipakai menyumpal mulut korban, tali tambang warna biru untuk mengikat korban dan satu buah magazen SS1 berisi peluru. ray

wartawan
habit
Category

Servis Anti-Ribet, Astra Motor Bali Hadirkan Honda Tire Pit Express

balitribune.co.id | Denpasar – Di era layanan yang serba cepat seperti saat ini, konsumen semakin menginginkan pelayanan yang praktis, efisien, dan akurat. Terlebih dengan semakin besarnya dominasi generasi muda seperti Gen Z yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan dalam mendapatkan layanan. Menjawab kebutuhan tersebut, Astra Motor Bali menghadirkan inovasi layanan Honda Tire Pit Express di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS.

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.