Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peran FKTP Sebagai Garda Terdepan Untuk Peserta JKN

dr Komang Arya
Bali Tribune / dr. Komang Arya, S.Ked

balitribune.co.id | Mangupura – Sebagai dokter dan penanggungjawab di Klinik Pratama Putu Parwata, Badung, dr. Komang Arya, S.Ked menyampaikan bahwa Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berperan penting tidak hanya sebagai tempat berobat tetapi juga sebagai upaya melakukan pencegahan terhadap penyakit melalui diagnosis awal. Apabila pada saat dilakukan diagnosis awal diketahui bahwa pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut maka FKTP dapat memberikan surat rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

“FKTP berperan sebagai gatekeeper untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang optimal, baik terkait kesehatan maupun penanganan penyakit,” tegas Arya.

Setiap peserta JKN yang datang ke FKTP berhak untuk mendapatkan pelayanan yang mudah cepat dan setara seperti proses administrasi yang mudah, pelayanan promotive dan preventif, pemeriksaan, pengobatan, konsultasi medis, pelayanan obat, dan rawat inap tingkat pertama sesuai dengan indikasi medis. 

“Ketentuan penyakit yang dapat dilakukan di FKTP dan dapat dirujuk ke FKRTL mengacu pada Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia Tahun 2012,” ucap Arya.

Selain itu, Arya juga menyampaikan bahwa pada ketentuan tersebut terdapat 736 daftar penyakit yang kemudian dikelompokkan menurut sistem tubuh manusia disertai tingkat kemampuan yang harus dicapai pada akhir masa pendidikan dokter. Berdasarkan Peraturan tersebut terdapat 144 penyakit yang dapat dikuasai penuh oleh dokter di FKTP secara mandiri dan tuntas.

“Untuk 144 penyakit ini tetap dapat dirujuk ke FKRTL sesuai indikasi medis pada kondisi kriteria peserta seperti perjalanan penyakit digolongkan kepada kondisi kronis atau melewati golden time standar (waktu), usia pasien masuk ke dalam kondisi yang dikawatirkan meningkatkan risiko komplikasi serta kondisi penyakit lebih berat (umur), terdapat kondisi komplikasi yang dapat memperberat kondisi pasien (komplikasi) ,terdapat keluhan atau gejala penyakit lain yang memperberat kondisi pasien (penyakit peserta),” jelas Arya.

Peran FKTP dalam upaya menangani penyakit kronis melalui penerapan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Program ini bertujuan untuk mengelola dan memantau kondisi pasien yang terindikasi medis memiliki penyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit yang lain. Selain itu, FKTP juga menjalankan skrining kesehatan secara berkala untuk mendeteksi sejak awal memiliki potensi penyakit serius.

Kemajuan teknologi saat ini, membuat peran FKTP sebagai faskes pertama untuk peserta JKN diharapkan dapat terus berkembang dengan berbagai inovasi kemudahan dalam mengakses segala informasi pelayanannya. Inovasi tersebut sudah dilakukan oleh BPJS Kesehatan dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi Mobile JKN, semakin mendukung peran FKTP dengan akses informasi layanan kesehatan seperti skrining riwayat kesehatan, pelayanan antrean online, dan konsultasi dokter dapat dilakukan dengan mudah dan cepat hanya dengan handphone.

“Tidak lupa saya mengingatkan kembali kepada seluruh Peserta JKN untuk melakukan skrining riwayat kesehatan setiap tahunnya untuk mengetahui adanya faktor risiko terjadinya penyakit di masa datang yang meliputi penyakit diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal dan jantung koroner. Jika peserta lebih awal mengetahui kondisi kesehatan dirinya, tentu saja kami dari tenaga kesehatan akan lebih mudah untuk menindaklanjutinya,” ungkapnya

Dengan berbagai perannya sebagai faskes pertama, FKTP memiliki peran penting dalam program JKN untuk memastikan peserta JKN mendapatkan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup melalui penanganan yang tepat. Oleh karena itu, untuk peserta JKN manfaatkanlah seluruh layanan yang tersedia di FKTP dan tetap selalu jaga kesehatan anda bersama BPJS Kesehatan.

wartawan
RG/rm
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.