Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perayaan HUT ST Dharma Laksana ke-43, Bupati Suwirta ; Perayaan HUT Bukan Sebatas Rutinitas

Bupati Suwirta beri ucapan selamat kepada ketua Sekeha Teruna (ST) Dharma Laksana Desa Sampalan saat hadir pada perayaan HUT ke-34 organisasi itu. Perayaan berlangsung di wantilan Banjar Jabon Desa Sampalan Tengah, Sabtu (5/10) malam lalu.

BALI TRIBUNE - Organisasi kepemudaan ‘Sekeha Teruna” dalam memaknai perayaan HUT organisasinya tidak sebatas pada rutinitas perayaan semata. Perlu dibangun kesadaran untuk memaknai perayaan sebagai wahana evaluasi atas pelaksanaan kegiatan organisasi yang berorientasi pada pengembangan seni dan budaya Bali. Demikian ditegaskan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memberikan sambutan serangkaian peringatan HUT HUT ST Dharma Laksana ke-43  di Banjar Jabon, Desa Sampalan Tengah, Dawan, Sabtu (6/10) malam lalu. Bupati yang hadir ditemani Camat Dawan  AA Gede Putra Wedana, Bendesa Adat Sampalan Tengah, Kadek Oka Adnyana menegaskan, memaknai perayaan HUT hendaknya tidak sebatas pada rutinitas semata namun yang terpenting adalah, perayaan HUT merupakan wahana untuk mengevaluasi kegiatan organisasi selama setahun. “Selama satu tahun apa yang sudah dilakukan, output dan income terhadap Sekeha Teruna seperti apa,” terangnya.Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi dasar pemikiran bagi generasi muda untuk menentukan peran mereka dalam pemerintahan di desa.  Selain itu Bupati berharap pula, kegiatan itu dapat mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota ataupun anggota sekeha teruna dengan krama guna kemajuan pembangunan di desa itu.Sebelumnya, Ketua ST Dharma Laksana Br.jabon Desa Sampalan, Putu Bayu Apriadi dalam laporannya menyebutkan, perayaan  HUT ST Dharma Laksana yang ke-43 ini diisi berbagai lomba diantaranya adalah, Lomba Nyuun Sokasi yang diikuti para anggota Pecalang setempat. Dia mengatakan, perayaan HUT kali ini bertemakan, “Meningkatkan Kreatifitas, Solidaritas Generasi Muda yang Berbudaya dan Berkarakter”. “Harapannya, melalui kegiatan ini tertanam  jiwa solidaritas serta rasa tanggung jawab dalam  mengemban tugas secara individu maupun berkelompok, serta mengembangkan kebiasaan dan perilaku yang terpuji serta sejalan dengan nilai-nilai universal tradisi budaya yang religious,” ucapnya. Perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Suwirta dan ditutup dengan pengucapan yel “Narkoba No, Prestasi Yes” secara serentak.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.