Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbaiki Instalasi Listrik, Tewas Kesetrum

Bali Tribune/ OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP dan identifikasi di lokasi kejadian.
balitribune.co.id | Negara - Kasus kematian akibat sengatan arus listrik kembali terjadi di Jembrana. Kali ini seorang kakek kesetrum listrik saat tengah memperbaiki instalasi listrik di dalam kamarnya. Kendati sempat dilarikan ke Puskemas dan telah mendapat tindakan medis, namun nyawa petani kebun ini tidak dapat diselamatkan.
 
Berdasarkan informasi, kejadian tersebut dialami I Ketut Mirpon (75), warga Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Senin (3/2) petang. Kejadiannya berawal saat korban sekitar pukul 18.30 Wita hendak menyalakan lampu di dalam kamar di pondokan yang berada di areal kebun. Namun lampu kamarnya menyala berkedip. Dengan ditemani salah seorang keluarganya, I Gede Witono asal Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, ia membuka saklar lampu tersebut. Keduanya mendapati aliran listrik mengalami gangguan. Saksi akhirnya meninggalkan korban keluar kamar untuk mencabut aliran listrik dari colokannya yang jaraknya sekitar 30 meter. 
 
Beberapa saat, istri korban, Nuhayati (61) masuk ke dalam kamar. Saat itu ia mendapati suaminya dalam kondisi berdiri dan terdiam, lantaran tidak ada jawaban saat ditanya, istri korban dengan spontan mendorong korban ke arah tempat tidur. Setelah dicek ternyatra korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Istri korban langsung histeris. Saksi I Gede Witono yang mengetahui istri korban histeris langsung kembali masuk ke dalam kamar dan berusaha memberikan pertolongan dengan menekan dada korban. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan korban tetap tidak sadarkan diri. Akhirnya korban dilarikan ke Puskesmas I Melaya. Setelah sempat mendapat penanganan medis yang dilakukan oleh dr. Rai yakni dengan menggunakan pacu jantung, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia. 
 
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogi Paramagita mengakui adanya korban tewas kesetrum listrik tersebut. Namun kejadian tersebut baru dilaporkan pada Selasa (4/4) pagi. Setelah mendapat laporan tersebut, jajarannya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, identifikasi serta meminta keterangan saksi-saksi termasuk pihak medis Puskesmas I Melaya yang sempat menangani. “Dari hasil olah TKP dan indentifikasi serta keterangan saksi-saksi, korban murni meninggal karena tersengat aliran listrik saat memperbaiki stop kotan di rumahnya,” ungkapnya. 
 
Menurutnya pihak keluarga korban menyatakan telah mengiklaskan kematian korban sehingga menolak untuk dilakukan otopsi. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sanur Metangi 2026 Angkat Tradisi Ogoh-Ogoh dan Pariwisata, Wali Kota Denpasar Beri Apresiasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ogoh-Ogoh di kawasan Sanur, Denpasar kembali dikemas secara lebih kreatif melalui event Sanur Metangi 2026 dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade Ogoh-Ogoh, tetapi juga berbagai rangkaian kegiatan budaya dan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.