Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbakin Bali Bertekad Raih Emas di Papua

prestasi
SELAMAT – Ketum Perbakin Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana menyalami Ketum Pemkab dan Pengkot Perbakin seluruh Bali yang kemarin dilantik.

BALI TRIBUNE - Pengprov perbakin Bali bertekad meraih medali emas sekaligus berkontribusi terhadap perolehan medali bagi kontingen Bali di ajang PON XX/2020 Papua. Selama mengikuti PON, cabor menembak Bali belum pernah meraih medali emas, dan pada PON XIX/2016 hanya meraih medali perak.

"Ya, medali tertinggi yang pernah diraih atlet menembak Bali di ajang PON adalah medali perak seperti di PON XIX/2016 Jawa Barat,” ucap Ketua Umum Pengprov Perbakin Bali, Brigjen Pol I Gede Alit Widana usai dilantik antar waktu sebagai Ketum Perbakin Bali periode 2014-2018 menggantikan Brigjen Pol (Pur) I Nyoman Suyastra, di KONI Bali, Jumat (26/1).

Jabatan Ketum Perbakin Bali merupakan jabatan ex officio Brigjen Pol I Gede Alit Widana yang juga Waka Polda Bali. Pelantikan dirinya sebagai Ketum Perbakin Bali kemarin, dilakukan Ketum PP Perbakin, Bambang Trihatmodjo. Selain pelantikan antar waktu I Gede Widana sebagai Ketum Perbakin Bali, juga dilakukan pelantikan antar waktu Ketum Pengkab dan Pengkot Perbakin seluruh Bali.

I Gede Widana mengatakan, karena Bali menargetkan berada di peringkat kelima PON Papua nanti, dari sebelumnya peringkat enam PON Jawa Barat 2016 lalu, maka Perbakin Bali ingin ingin berkontribusi dengan merebut medali emas di Papua nanti.

Terkait berapa medali emas yang dipancang, Alit Widana mengaku belum menghitung kekuatan petembak Bali dan melihat petembak-petembak daerah lain dalam persaingan mendulang medali emas di PON 2020 mendatang.

 “Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pengkab dan Pengkot Perbakin seluruh Bali, karena atlet itu berada di pengkab dan pengkot, setelah koordinasi dilakukan barulah diketahui kekuatan riil petembak kita,” ujar mantan Kapolres Gianyar, Kapolres Tabanan dan Kapoltabes Denpasar ini.

Gede Alit Widana minta juga kepada atlet tembak Bali agar latihan lebih keras lagi. Karena melalui latihan, hasilnya akan semakin baik. Untuk itu, setiap Pengkab Perbakin diharapkan perbanyak turnamen di tingkat kabupaten, apalagi sudah memiliki lapangan tembak sendiri. Dengan demikian nantinya dapat menghasilkan petembak yang dapat mengharumkan Bali, maupun Indonesia.

Tekad Perbakin Bali berkontribusi terhadap perolehan medali emas kontingen Bali pada PON di Papua mendatang, disambut positif Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan. “Saya sambut baik apa yang menjadi target Perbakin Bali di PON Papua mendatang, memang cabor-cabor harus seperti itu sehingga target Bali berada di peringkat kelima bisa terwujud,” ujar IGN Oka Darmawan.

Sementara Ketum PP Perbakin, Bambang Trihatmodjo menegaskan, momentun ini dijadikan motivasi dan lebih berkarya dalam mengembangkan olahraga menembak. Ini olahraga yang memang harus kerja, untuk lebih bisa berprestasi baik nasional, dan untuk bangsa Indonesia.

Nama-nama Ketum Perbakin se-Bali yang dilantik kemarin Ketum Pengkot Perbakin Denpasar, Kombes Pol. Hadi Purnomo, SH MH, Ketum Pengcab Perbakin Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta, SIK, Ketum Pengkot Perbakin Bangli, AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panjianom, SIK, Ketum Pengcab Perbakin Buleleng, AKBP Suratno, SIK, Ketum Pengcab Perbakin Gianyar, AKBP Djoni Widodo SIK, Ketum Pengcab Perbakin Jembrana AKBP Priyanto Priyo Utomo, SIK MH, Ketua Umum Pengcab Perbakin Karangasem, AKBP I Wayan Gede Ardana, SIK MSI, Ketua Umum Pengcab Perbakin Klungkung, AKBP Bambang Tertianto SIK MSI, dan Ketum Pengcab Perbakin Tabanan, AKBP Marsdianto SH SIK.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.