Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbarindo Badung dan Bank BJB Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi dan Digitalisasi BPR

BPR
Bali Tribune / Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama penggunaan aplikasi QRIS Bank Perekonomian Rakyat (BPR) antara BPR se-Kabupaten Badung dan Bank BJB

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Perbarindo Badung berkolaborasi dengan Bank BJB untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi digital industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pendidikan dan pelatihan analisis kredit serta appraisal yang berlangsung 10–11 September 2026 di Quest Hotel Denpasar. Kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama penggunaan aplikasi QRIS Bank Perekonomian Rakyat (BPR) antara BPR se-Kabupaten Badung dan Bank BJB.

Ketua DPK Perbarindo Badung, Nengah Samadi, mengatakan digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi BPR untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan berbagai risiko yang muncul dari transaksi tunai.

Menurutnya, penggunaan QRIS memungkinkan transaksi nasabah dilakukan secara lebih praktis karena pembayaran maupun setoran dapat langsung masuk ke rekening BPR tanpa harus membawa uang fisik.

“Dengan adanya QRIS, pelayanan kepada nasabah menjadi lebih mudah. Uang tidak perlu dibawa secara fisik sehingga risiko kehilangan, pencurian maupun kesalahan dalam 'cash handling' dapat diminimalkan,” ujarnya.

Samadi yang juga sebagai Direktur BPR Nusapanida Kuta, mengatakan, digitalisasi juga dinilai dapat membantu BPR mengurangi aktivitas penagihan secara langsung. Nasabah dapat melakukan pembayaran melalui QRIS, sementara petugas cukup melakukan pemantauan transaksi melalui sistem.

Samadi berharap penggunaan QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membantu BPR menghimpun dana pihak ketiga (DPK), khususnya dana murah berupa tabungan.

“Kalau dana murah meningkat, biaya dana bisa ditekan dan ruang BPR untuk mendukung penyaluran kredit menjadi lebih besar,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini BPR menghadapi tantangan untuk membangun layanan digital secara mandiri karena keterbatasan infrastruktur, permodalan, hingga kebutuhan perizinan. Karena itu, kolaborasi dengan bank umum seperti Bank BJB menjadi salah satu solusi untuk mempercepat digitalisasi.

Dalam tahap awal, empat BPR di Badung disebut akan menggunakan layanan QRIS tersebut, yakni BPR Saraswati Eka Bumi, BPR Parasari Urati, BPR Mitra Bali Jaya Mandiri, dan BPR Nusapanida Kuta. Implementasi selanjutnya diharapkan dapat diperluas kepada BPR lainnya.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Denpasar Bank BJB, Alfon, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan BPR, khususnya dalam peningkatan kompetensi pegawai dan pengembangan bisnis.

“Kolaborasi ini bukan hanya berbagi keilmuan, tetapi juga memperkuat kompetensi, terutama dalam analisis kredit dan appraisal yang memang cukup menantang,” ujarnya.

Menurut Alfon, peningkatan kualitas analisis kredit akan berdampak terhadap keamanan portofolio pembiayaan BPR. Bank BJB juga memiliki kerja sama pembiayaan dengan BPR sehingga kesehatan portofolio menjadi kepentingan bersama.

"Selain pengembangan SDM, Bank BJB menawarkan skema kolaborasi QRIS melalui konsep 'white labeling'. Skema tersebut memungkinkan BPR memiliki sarana transaksi digital untuk memperkuat penghimpunan dana masyarakat," sebutnya.

Dari tempat yang sama, Direktur BPR Saraswati Ekabumi, I Wayan Sudarya, mengapresiasi dukungan Bank BJB terhadap industri BPR di Bali. Menurutnya, kerja sama pembiayaan antara BJB dan BPR telah berlangsung sejak sekitar 2015 dan dinilai konsisten hingga kini.

Ia juga menilai QRIS memberikan manfaat nyata bagi BPR, terutama dalam proses "collection". Nasabah cukup menggunakan telepon seluler untuk melakukan pembayaran tanpa harus selalu didatangi petugas.

“Dengan QRIS, collection menjadi lebih mudah. Petugas tidak harus berkali-kali mengunjungi nasabah karena transaksi dapat dipantau melalui rekening BPR,” kata Sudarya yang juga selaku Sekretaris DPK Perbarindo Badung.

Sudarya menilai kemudahan tersebut dapat menjadi momentum bagi BPR untuk semakin serius mengembangkan layanan digital sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perubahan perilaku transaksi masyarakat.

wartawan
ARW
Category

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vaksinasi Rabies Sasar 15 Banjar di Desa Ketewel

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi  serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Pembangunan PSEL Denpasar Raya Resmi Dimulai, Jaya Negara Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

balitribune.co.id I Denpasar - Upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan di Bali memasuki babak baru. Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Pelestarian Budaya Tak Cukup Seremonial, Pemkab Badung Kembali Gelontorkan Dana Rp75 Juta untuk Karya Adat di Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui bantuan dana untuk pelaksanaan upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan tekanan terhadap eksistensi budaya lokal, dukungan pemerintah dinilai tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan bantuan semata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.