Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perberdayaan Perempuan Melalui Dana Desa Untuk Penguatan Ekonomi Keluarga

Bali Tribune/ MEDIA - Pelatihan yang digelar oleh Search For Common Ground Indonesia, melibatkan penggiat dan media.
balitribune.co.id | Denpasar -  Kemiskinan ekonomi terhadap kaum perempuan yang berakibat terjadinya subordinasi  pelabelan negatif (stereotype) terhadap jenis kelamin tertentu, terutama terhadap kaum perempuan, kekerasan yang pada umumnya dialami oleh perempuan karena peran gender perempuan adalah mengelola rumah tangga, banyak perempuan menanggung beban kerja domestik lebih banyak dan lebih lama menjadi sorotan dalam pelatihan yang digelar oleh Search for Common Ground Indonesia di Harris Hotel Tuban, Kuta, Jum’at (16/8),
 
Pelatihan yang melibatkan media serta penggiat pemberdayaan perempuan ini mengambil tema “Perspektif Gender dalam Jurnalisme” menjadi sebuah isu hangat karena belum optimalnya pemberdayaan perempuan di Desa terkait dengan penggunaan dan desa. 
 
Barangkat dari persoalan yang kerap dihadapi, perlu kiranya dibangun kemandirian ekonomi perempuan di pedesaan melalui dana desa yang tiap tahunnya digelontorkan pemerintah dengan memberikan porsi lebih.
 
Seperti yang disampaikan salah seorang Community Organizer (CO) Ni Wayan Budawati (pendamping, red) yang juga Ketua PKK Desa Dauh Peken, Tabanan saat ditemui disela pelatihan mengatakan gelontoran dana desa dari pemerintah sangat diperlukan bagi pemberdayaan perempuan. 
 
“Kita mau menepis stigma, perempuan hanya bisa meminta uang saja kepada suaminya. Jadi dengan adanya bantuan dana desa, berharap pemberdayaan perempuan melalui pelatihan ketrampilan bisa terwujud dan terlaksana secara berkesinambungan,” sebutnya.
 
Dituturkan, penguatan ekonomi mesti benar-benar ada setidaknya ditingkat rumah tangga yang tidak menutup kemungkinan bisa diketuktularkan kepada yang lain. Namun ia juga mengakui dalam membangun kemandirian ekonomi perempuan di rumahtangga tidaklah semudah membalik telapak tangan, banyak juga kendala yang dihadapi seperti, kurangnya akses, informasi, minimnya anggaran, pemasaran belum lagi stigma yang melekat pada perempuan.
 
“Tapi dengan  adanya dana desa yang digelontorkan pemerintah barulah kami bisa bergerak memberikan informasi, sosialisasi kepada ibu-ibu rumahtangga agar mau membantu memperbaiki perekonomian rumah tangga mereka,” ungkapnya.
 
Contoh, melalui pelatihan yang rutin diadakan, saat ini dimana Budawati tinggal mulai berkembang kerajinan membuat bokor , yaitu salah satu perlengkapan untuk kegiatan upacara adat. Disamping itu juga pembuatan kue kering dan alas makan tradisional dari anyaman atau yang lebih  dengan sebutan “ingke”.
 
“Kalau untuk ingke pengrajinnya sampe kewalahan menerima order juga bokor, kan kerjanya manual. Kalau untuk kue kering biasanya dibawa ke pasar-pasar terdekat,” imbuhnya. 
 
Bahkan yang menarik selain pemberdayaan kepada perempuan yang notabene ibu rumahtangga, para dispable atau orang dengan kebutuhan khusus juga mendapat bantuan. 
 
“Salah satu warga kami yang dispable memiliki kemampuan untuk membuat kerajinan, dapat order, tapi karena keterbatasan agak kesulitan untuk memenuhi pesanan,” ungkapnya.
 
Disampingi akses permodalan dalam bentuk dana dan peralatan yang dibantu melalui dana desa, hal yang perlu diperhatikan menurut Budawati yaitu akses pasar. Hal ini dianggap penting, sebagai bagian dari penyerapan produk. Apalagi di era digital saat ini, menurutnya perlu dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan salah seorang pengrajin di Gianyar disamping melakukan pemasaran secara langsung juga melalui Online. 
 
“Membuka akses pasar itu penting sekali, ketika mereka produksi lantas kemana produk mereka mau di bawa. Apalagi di era digital seperti saat ini selain pemasaran langsung juga perlu pemasaran secara Online,” tukasnya. 
 
Kembali ia berharap dengan besarnya anggaran dana desa yang digelontorkan pemerintah bisa memberikan porsi lebih bagi pemberdayaan perempuan di desa sehingga tujuan pemerintah yaitu penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan bisa terwujud. (u)
wartawan
Arief Wibisono
Category

Urus Bojog Ngeleb, Wakil Ketua DPRD Bali Kresna Budi Turun Tangan Hubungi 110

balitribune.co.id I Singaraja - Menjadi wakil rakyat ternyata tidak selalu berkutat pada urusan kebijakan dan pemerintahan. Wakil Ketua DPRD Bali Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi bahkan harus turun tangan membantu warga yang panik karena Bojog (monyet) peliharaannya ngeleb (lepas), karena dikhawatirkan membahayakan lingkungan (tetangga) sekitar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Buka Karangasem Festival dan Parade Budaya HUT Kota Amlapura ke-386

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par secara resmi membuka Festival dan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Jumat (19/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang diiringi letusan konfeti sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan hari jadi Kota Amlapura tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KPK dan Ombusman Pelototi SPMB, Kepala Sekolah Se-Klungkung Diminta Ekstra Hati-Hati

balitribune.co.id I Semarapura - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Klungkung, Drs. Ketut Sujana, M.Pd meminta seluruh Kepala Sekolah di semua tingkatan untuk ekstra hati-hati dalam menerima siswa baru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kabupaten Klungkung. 

Baca Selengkapnya icon click

Masuk KEN 2026, Bupati Sanjaya Tegaskan Jatiluwih Festival VII sebagai Media Promosi dan Penggerak Ekonomi

balitribune.co.id | Tabanan - Hamparan sawah terasering yang membentang hijau di kawasan Jatiluwih kembali menjadi pusat perhatian dunia. Momentum istimewa tersebut ditandai dengan dibukanya Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 oleh Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekaa Gong Gita Remaja Banjar Gelagah dan Drama Gong Sebunibus Siap Tampil di PKB XLVIII

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri acara uji coba Gong Kebyar Dewasa Kabupaten Klungkung yang berlangsung di Banjar Gelagah, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, pada Jumat (19/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Buka Karangasem Festival dan Parade Budaya HUT Kota Amlapura ke-386

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par secara membuka Festival dan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Jumat (19/6). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang diiringi letusan konfeti sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan hari jadi Kota Amlapura tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.