Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Percepat Pembangunan Jembatan Pelintas, Wabup Artha Dipa Tinjau ke Seraya

TINJAU - Wabup I Wayan Artha Dipa turun ke Desa Seraya meninjau rencana pembangunan jembatan penintas di beberapa sungai.

BALI TRIBUNE - Jalan di Desa Seraya banyak dibuat dengan sistim memotong jalur sungai untuk bisa menghubungkan antar desa di wilayah tersebut. Kendati tergolong sungai kering saat musim tandus, namun keberadaan seluruh sungai yang memotong badan jalan tersebut akan sangat membahayakan pada saat musim hujan lebat, dan bahkan beberapa kali warga hanyut ketika melintasi jalan yang di potong oleh sungao tersebut, beberapa korban diantaranya sampai meninggal dunia. Mendapat laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan pelintas yang kini secara swadyaya dibangun dengan memamasang tiang penjaga pada sisi sungai oleh masyarakat sekitar itu, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa didampingi Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) I Ketut Sedana Merta serta staf PUPR yang membidangi, Rabu (9/1) turun meninjau lokasi. Beberapa jalan pelintas Desa Seraya Tengah yang rencananya akan dibangun jembatan pelintas di antaranya yang dilalui oleh sungai Yeh Banges, Sungai Perit, Sungai Ibu Dalem, Sungai Buah dan  Sungai Yeh Barak. “Salah satu jalan yang dilintasi sungai ini dulu pernah memakan korban. Kita tidak ingin hal ini terulang terus, untuk itu pemerintah daerah akan mengusulkan serta melaporkan secara akurat nama sungai, lokasi desa serta titik koordinat dan panjang bentang jembatan yang akan direncanakan dibangun di Desa Seraya ini,” ujar Wabup Artha Dipa. Artha Dipa mengatakan, pihak provinsi berjanji akan mendesain jembatan lintas ini di tahun 2019 dan diharapkan tahun 2020 bisa terlaksana. Ini adalah bentuk respon serius dan cepat pemerintah terhadap usulan dari masyarakat. Menghindari laporan fiktif, Artha Dipa turun langsung ke lokasi untuk mendatapkan data yang akurat dan diharapkan data yang dilaporkan ke provinsi itu nantinya  baik, lengkap dan akurat. Wabup Artha Dipa menyebutkan, jalan lintas ini sebelumnya diaspal pada tahun 1987, bekerjasama dengan konsultan Jepang dan didanai oleh ADB (Asian Development Bank). Namun karena pengerjaannya belum sempurna maka dalam rangka penyempurnaan, diusahakan dana dari pusat kurang lebih 800 juta. Setelah itu jalan diambil alih oleh Provinsi hingga saat ini.  

wartawan
redaksi
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.