Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perda Disahkan, Bangli Miliki 15 Dinas

Bali Tribune/SIDANG - Bupati Sedana Arta bersama Wakil Ketu DPRD Bangli I Nyoman Budiada saat Sidang Paripurna,

balitribune.co.id | Bangli  - Setelah melalui pembahasan yang alot akhirnya Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah telah disahkan lewat Rapat Paripurna DPRD Bangli di ruang Krisna Kantor Bupati Bangli, Selasa (10/8/2021). Hadir dalam rapat paripurna Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan beberapa pimpinan OPD.
 
Ditemui usai rapat Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Budiada mengatakan, setelah melalui pembahasan serta mengajukan permohonan rekomendasi ke Gubernur, maka ditetapkan Bangli memiliki 15 OPD. "Awalnya ada 17 Dinas, kini menjadi 15 dinas," ungkapnya usai rapat. 
 
Kata politisi dari Partai Golkar ini, ada 3 OPD lingkub Pemkab Bangli dilebur. OPD yang akan dilebur tersebut meliputi Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Dinas Perpustakaan & Arsip Daerah Bangli, dan Dinas Pengendalian Penduduk-Keluarga Berencana-Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (Pengendalian Penduduk KB PPA) Bangli. Satpol PP kini berdiri sendiri. Sedangkan Bidang damkar bergabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dengan begitu Satpol PP berdiri sendiri. Berikutnya Dinas Perpustakaan dan arsip Daerah berada dibawah Sekretariat Daerah (Setda).  
 
Lebih lanjut, Dinas Pengendalian Penduduk-Keluarga Berencana-Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (Pengendalian Penduduk KB PPA) Bangli dipecah menjadi dua. Yang mana bidang Pengendalian penduduk keluarga berencana bergabung ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Sedangkan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak digabung ke Dinas Sosial. 
 
Dengan disahkan Perda ini, sudah barang tentu segera dapat ditindaklanjuti. Bupati kini sudah bisa melakukan pengisian atau mutasi jabatan. Bersama itu penataan OPD juga segera diproses. "Sesuai UU, setelah 6 Bulan dilantik bupati sudah bisa melakukan mutasi. Jadi sudah bisa dilakukan pengisian dan mutasi untuk mewujudkan Bangli Era Baru," sambungnya. 
 
 Disinggung terkait target, Nyoman Budiada menegaskan jika ini sepenuhnya ada ditangan Bupati. Pihaknya pun berharap, posisi yang masih kosong maupun PLT segera terisi. Sehingga OPD bisa bekerja optimal, sehingga apa yang menjadi tujuan dan harapan masyarakat juga dapat terpenuhi. 
 
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah telah melalui pembahasan mendalam pada rapat pansus dan eksekutif serta telah mendapat rekomendasi dari Gubernur. Dalam rekomendasi Gubernur ada beberapa hal yang harus diperhatikan soal Dinas yang dapat digabung maupun tidak dapat digabung karena tidak satu rumpun. Kemudian atas rekomendasi tersebut DPRD dan Eksekutif telah melakukan penyempurnaan draf rancangan Perda. "Setelah melalui proses tersebut hari ini mendapat persetujuan bersama," ungkapnya. 
 
Setelah ranperda disetujui, maka akan ditindaklanjuti dengan penyampaian ranperda kepada pemerintah provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk dilakukan fasilitasi. "Mudah-mudahan proses fasilitasi oleh pemerintah provinsi lebih cepat sehingga Ranperda yang ditetapkan bisa segera diundangkan dan dibuatkan peraturan pelaksanaanya," ujar Ketua DPC PDIP Bangli ini.
 
Kata Sedana Arta, dengan telah ditetapkan satu ranperda menjadi Perda ini agar dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan Reformasi birokrasi di Bangli. "Kami juga sampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak serta kolaborasi yang dilandasi semangat kebersamaan," kata mantan anggota DPRD Bali ini. 
wartawan
SAM
Category

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.