Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringatan Harkitnas di Badung

Kebangkitan
Bupati Giri Prasta disaat memimpin Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109, Senin (22/5) di lapangan Puspem Badung.

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kabupaten Badung memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-109 yang jatuh setiap 20 Mei dalam apel peringatan, Senin (22/5) di lapangan Puspem Badung. Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serta diikuti Ketua dan anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Sekda Badung, Kepala Perangkat Daerah, LVRI Badung, ASN Badung serta para pelajar.

Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara yang dibacakan Bupati Giri Prasta menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak pernah pudar, justru semakin menunjukkan urgensinya bagi kehidupan berbangsa. Padahal semangat itu sudah tercetus 109 tahun lalu, ditandai berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa. Dijelaskan, Presiden Joko Widodo pada awal tahun ini telah mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Sejak awal, dalam program Nawacita yang disusun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, aspek pemerataan mendapat perhatian sangat tinggi.

Pemerataan pembangunan antarwilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Tema Peringatan Harkitnas tahun ini "Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai wujud Kebangkitan Nasional". Tema ini adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam di hati, namun segera diwujudkan melalui strategi, kebijakan dan implementasi dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor.  Di sektor kelistrikan misalnya, pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2500 desa yang belum mendapat aliran listrik. Pada saat yang sama, kebijakan pemerataan dilakukan melalui subsidi listrik yang difokuskan kepada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik tahun 2016 sebesar Rp. 12 triliun, dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur seperti jalan raya juga dilakukan. Baru-baru ini Bapak Presiden berkenan menjajal langsung Trans-Papua yang sudah hampir selesai dibangun.

Dari 4300 kilometer jalan raya Trans-Papua, 3800 km telah dibuka.Dalam bidang agraria, juga telah diluncurkan Kabijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada tiga pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM. Kebijakan ini bertitik berat pada proses alokasi dan konsolidasi kepemilikan, penguasaan/akses, dan penggunaan jalan yang dilaksanakan melalui jalur Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA)  dan Perhutanan Sosial.

Dibagian lainnya dijelaskan bahwa, berkah digitalisasi yang paling nyata hampir terjadi di setiap sektor terkait dengan dipangkasnya waktu perijinan. Perizinan di sektor listrik, misalnya dari 923 hari menjadi 256 hari, perizinan pertanian dari 751 menjadi 172 hari, perizinan perindustrian dari 672 menjadi 152 hari, perizinan kawasan pariwisata dari 661 menjadi 188 hari. Demikian juga perizinan pertanahan, dari 123 hari menjadi 90 hari, perizinan kehutanan dari 111 menjadi 47 hari, perizinan perhubungan dari 30 menjadi 5 hari, perizinan bidang telekomunikasi dari 60 hari dipangkas jadi 14 hari. Pemangkasan waktu perizinan ini dapat terlaksana berkat teknologi digital.

Disisi lain Bupati Giri Prasta menyampaikan tema berkeadilan dalam peringatan Harkitnas ini, bahwa Pemkab Badung senantiasa akan berlaku adil dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Begitu pula berkenaan pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Badung. "Kami dari pemerintah akan mengambil kebijakan politik legislasi, kebijakan politik anggaran dan kebijakan politik pengawasan. Itulah yang harus kami lakukan, kami yakin masyarakat akan mendapat kesejahteraan," jelasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Grab Perkuat Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat di Seluruh Ekosistem dan Distribusi 1.000 Rompi Teman Setara bagi Mitra Pengemudi Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.