Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perlakukan Pekerja Migran dengan Baik

Bali Tribune/ IGK Kresna Budi
Balitribune.co.id | Singaraja - Covid-19 mulai berdampak di seluruh dimensi kehidupan, tidak saja membuyarkan rencana namun yang paling parah menyesuaikan mobilitas irama keseharian dengan Covid-19. Sebut saja kepulangan pekerja migrant Indonesia (PMI) dari luar negeri terutama pekerja kapal pesiar. Karena  Covid-19 terpaksa mereka pulang kampung setelah perusahaan memberhentikan mereka dari tempatnya bekerja.
 
Ironisnya, kedatangan mereka dikhawatirkan membawa virus corona sehingga harus diperlakukan dengan sangat hati-hati. Termasuk membuat berbagai aturan dari istilah karantina hingga isolasi khusus. Pemerintah telah menyiapkan tempat isolasi khusus baik yang disiapkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintahan desa. Hanya saja, mencuat pro kontra soal mekanisme karantina maupun isolasi khusus.
 
Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi mengatakan, semua pihak mestinya arif melihat persoalan pekerja migrant. Terutam soal penampatan pasca kedatangan mereka dari luar negeri. Apapun istilahnya, Kresna Budi meminta supaya pekerja migrant diberlakukan dengan lebih manusiawi. “Akan lebih baik jika mereka ditempatkan di hotel ataupun tempat khusus lainya dengan mendapat perhatian penuh dari pemerintah,” ujarnya, Kamis (16/4).
 
Politisi Golkar ini menyebut, pekerja migrant merupakan warga terdampak Covid-19 sehingga memperlakukan mereka setelah di pulangkan oleh pihak perusahaan menjadi kewajiban Negara. DPRD Bali telah dilakukan rasionalisasi anggaran cukup besar. Nilainya sebesar Rp 18 miliar. Jika saja anggaran tersebut digunakan untuk menangani pekerja migrant yang datang dari luar negeri, akan lebih dari cukup. Tidak saja untuk tempat isolasi dengan sewa hotel namun urusan logistik mereka juga akan tercukupi. “Dari hitung-hitungan yang kita lakukan berdasar asumsi kebutuhan hidup perhari selama 14 hari masa karantina,kita temukan angka tak lebih dari Rp 3 juta per orang. Belum lagi anggaran yang bersumber dari pos lainnya,saya rasa cukup untuk lebih memanusiakan mereka,” katanya.
 
Atas dasar itu, Kresna Budi meminta kepada pemerintah untuk melakukan isolasi ditempat layak dengan memperhitungkan dampak lain jika isolasi dilakukan di desa-desa. ”Jika isolasi di hotel maupun tempat lain yang disediakan pemerintah, akan ada pengawasan khusus dan ketat. Itu akan memberi rasa aman tak saja kepada yang di isolasi namun warga dan keluarganya tak lagi was-was,” ucapnya.
 
Sedang kepada masyarakat, Kresna Budi berharap tak lagi ada stigma negatif terhadap pekerja migran. Proses isolasi bukan sebuah vonis mereka terpapar Coid -19,namun menurut Kresna Budi, hanya merupakan sebuah bentuk kehati-hatian agar virus tersebut tidak semakin menyebar. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.