Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perlu Kaderisasi Dunia Pariwisata

pariwisata
Ida Bagus Agung Partha Adnyana (Gus Agung)

Denpasar, Bali Tribune

Pelaku industri pariwisata meyakini perlunya kaderisasi dalam dunia usaha kepariwisataan. Hal tersebut guna memberikan peluang/kesempatan bagi generasi muda untuk memulai karir di sektor pariwisata. Demikian disampaikan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana yang akrab disapa Gus Agung di Denpasar, Selasa (4/10).

GIPI atau Bali Tourism Board (BTB), kata dia, telah mengumpulkan puluhan calon-calon pengelola usaha di bidang hotel dan restoran serta usaha lainnya yang berhubungan dengan pariwisata. “Kami ajarkan anak-anak muda ini sebagai pengurus juga diajarkan bikin acara,” terang Gus Agung yang juga Ketua Gahawisri Bali.

Menurutnya, generasi muda yang merupakan calon pewaris usaha kepariwisataan ini tidak hanya diberikan pengetahuan membuat event untuk mendatangkan wisatawan juga terkait bagaimana cara berbisnis dengan media digital. “Hal ini untuk membentuk suatu usaha yang kompetitif. Digital marketing itu kan kompetitif. Jadi pengetahuan terkait digital ini sangat penting untuk mengawasi e-commerce mereka,” ucap Gus Agung.

Pengetahuan terkait pemasaran melalui teknologi digital dipandang penting untuk merebut pasar. “Calon-calon bos yang mewarisi usaha orang tuanya ini harus tahu bagaimana berbisnis dengan menggunakan digital. Penjualan maupun promosi melalui digital bukan keharusan lagi melainkan sebagai kemutlakan,” tegasnya.

Pelatihan di dunia usaha pariwisata ini dikatakan Gus Agung merupakan program GIPI pada periode pertama kepengurusan yang baru dan berlangsung sebulan sekali. “Mereka (generasi muda penerus usaha pariwisata-red) merupakan masa depan pariwisata Bali. Mungkin 5 tahun lagi mereka akan mengurusi harta bapaknya. Mereka sekarang baru selesai sekolah jadi program ini semacam kaderisasi. Hal ini harus dilakukan supaya nyambung dan tidak ada kesan di BTB/GIPI orang-orangnya lingsir-lingsir,” jelasnya.

wartawan
ayu eka
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.