Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perluas Jaringan Kerjasama, Fakultas Ilmu Budaya Unud Sambangi Lembaga Penelitian Prancis EFEO di Jakarta

Bali Tribune / KUNJUNGI - FIB Unud mengunjungi Lembaga Penelitian Prancis Ecole Française D’Extrême-Orient (EFEO) Jakarta, di Jalan Ampera III, Jakarta Selatan, Jumat (9/6),

balitribune.co.id | Jakarta - Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana, Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D, beserta Koodinator Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama (UPIKS), Novita Mulyana, S.S., M.Hum. dan Sub-Koordinator Bagian Akademik dan Kerja Sama, I Gusti Ayu Puspawati, S.Sos., M.H., mengunjungi Lembaga Penelitian Prancis Ecole Française D’Extrême-Orient (EFEO) Jakarta, di Jalan Ampera III, Jakarta Selatan, jumat (9/6), dengan tujuan untuk menjajaki potensi kerja sama di bidang akademik dan penelitian antara FIB Unud dengan EFEO Jakarta.

Kunjungan Dekan FIB Unud dan tim diterima langsung oleh Kepala EFEO Kantor Perwakilan Jakarta, Prof. Dr. Arlo Griffiths, dengan menyambut baik kedatangan tim FIB Unud.

Dalam diskusi yang dilaksanakan, Dekan FIB Unud menyatakan maksud kedatangan tim dan menerangkan potensi-potensi kerja sama yang bisa dilakukan antara kedua institusi. Posisi FIB memiliki dua belas program studi di bidang bahasa dan budaya dirasa sangat potensial untuk bekerja sama dengan EFEO Jakarta di mana bergerak di bidang penelitian budaya, khususnya budaya Indonesia.

Kegiatan kerja sama yang ditawakan FIB Unud antara lain berupa kegiatan akademik seperti pelaksanaan kuliah tamu, kegiatan penelitian dan publikasi bersama, serta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kepala EFEO Kantor Perwakilan Jakarta, Prof. Arlo menyambut baik usulan kerja sama yang ditawarkan FIB Unud karena usulan tersebut sejalan dengan visi misi instansi yang dipimpinnya.

Prof Arlo juga menerangkan bahwa, EFEO merupakan lembaga penelitian Prancis yang menekankan pada penelitian lapangan dan kerja sama dengan rekan peneliti Asia. Oleh sebab itu, kerja sama dengan FIB Unud dirasa akan sangat menguntungkan, tidak hanya bagi FIB tetapi bagi EFEO juga.

Prof Arlo juga menyampaikan bahwa EFEO memiliki sejumlah peneliti professional dibidang bahasa Sansekerta, arkeologi, filologi, dan sejarah, sehingga dirinya merasa yakin dapat mendukung implementasi kerja sama yang dicanangkan kedua belah pihak, baik kegiatan akademik maupun penelitian bersama.

Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan proses penjajakan kerja sama ini ke tahap lebih lanjut yakni penyusunan dokumen-dokumen kerja sama yang dibutuhkan. Keduanya berharap proses ini dapat berjalan lancar sehingga implementasi kerja sama bisa segera dilaksanakan.

Kegiatan kunjungan FIB Unud ke EFEO Kantor Perwakilan Jakarta ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa Prasi (lukisan pada daun lontar) dari Dekan FIB Unud kepada Kepala EFEO Kantor Perwakilan Jakarta. (Uchan)

 

Sumber: https:// www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.