Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Permintaan Bibit Lele Cukup Tinggi

PAKAN LELE - I Nyoman Bingar saat memberi pakan bibit ikan lele.

BALI TRIBUNE - Masyarakat Bangli yang menggeluti budidaya ikan lele semakin banyak, ini dibuktikan semakin tingginya permintaan benih ikan lele. Namun di salah satu sisi, untuk memenuhi permintaan akan bibit lele harus didatangkan dari luar kabupaten, tepatnya dari daerah Sibang Kelod, Kabuapten Badung.   Hal ini diungkapkan pembudidaya ikan lele, Nyoman Bingar, Minggu (24/6). Pria asal Dusun Kayang, Desa Kayubihi Bangli ini mengaku telah menggeluti usaha budidaya ikan lele sejak sembilan tahun lalu.    Kata  Bingar  untuk budidaya ikan lele, awalnya untuk proses pembesaran dari bibit hingga ikan lele berusia dua bulan. Lanjutnya namun seiring berjalanya waktu, dibarengi dengan semakin banyaknya warga budidaya ikan lele, maka kini ia mengaku lebih focus untuk penyediaan bibit. Untuk bibit didatangkan dari daerah Sibang Kelod, Badung. Ia mengaku sempat memelihata Indukan ikan lele dengan harapan mampu menghasilkan bibit, akan tetapi telur ikan tidak mau menetas. ”Mungkin karena factor cuaca yang dingin sehingga telur tidak mau menetas,” ungkapnya. Untuk bibit ikan lele dibeli dengan harga Rp 150 per ekor. Setelah melalui proses pemeliharaan dalam rentan waktu 1 bulan bibit ikan lele laku terjual Rp 500 per ekornya. “Untuk pakan kita beri pellet,” ujarnya seraya menunjuk  kolam bibit ikan lele yang menampung bibit sebanyak 20 ribu ekor.  Disinggung untuk  pemasaran, Nyoman Bingar menyebutkan bila pembeli kebanyakan yang datang langsung ke tempatnya. Pembelinya pun dari berbagai wilayah, baik masih lingkup Bangli, hingga luar kabupaten. “Kebetulan lewat mereka langsung membeli bibit di rumah, tak jarang lewat telepon,” ujarnya. Permintaan untuk bibit lele bervariasi, ada yang hanya puluhan ekor untuk dikonsumsi sendiri ada pula yang mencari ribuan ekor untuk dikembangkan kembali. Diakui sejauh ini setiap permintaan yang datang pihaknya masih bisa melayani. “Kalau saya kekurangan, tinggal koordinasikan dengan teman yang memiliki bibit, jadi pembeli bisa terlayani,” jelasnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Meningkatnya angka kejadian dan percobaan bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor sebagai respons atas berbagai peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.