Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Permintaan Tinggi dengan Kuota Terbatas, Sapi Bali Rawan Diselundupkan

PENGANGKUT - Salah satu truk pengangkut sapi Bali saat memasuki Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Senin (30/7).

BALI TRIBUNE - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan daging meningkat, menyebabkan meningkatnya pengiriman sapi Bali menuju pulau Jawa sejak beberapa hari belakangan ini. Namun di tengah meningkatnya permintaan serta kuota pengiriman sapi Bali yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Bali yang jumlahnya terbatas, menyebabkan rawan terjadinya penyelundupan sapi Bali. Berbagai modus bisa dilakukan oleh oknum nakal penyeludup sapi Bali ke Jawa. Tidak hanya diseberangkan melalui pelabuhan rakyat atau jalur tikus di pesisir Jembrana, tidak jarang pelaku penyelundupan juga nekat menyelundupkan sapi Bali ke Jawa melalui akses pelabuhan resmi yakni Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.   Berdasarkan informasi, modus operandi yang digunakan untuk menyelundupkan sapi Bali yang melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk adalah dengan cara mengangkut menggunakan truck serta ditutup terpal agar sapi-sapi yang dimuat tidak terpantau petugas di pintu masuk pelabuhan dan biasanya dilakukan saat dinihari. Agar sapi yang diselundupkan tidak mati, terpal penutup truk pengangkut sapi Bali baru akan dibuka saat truk sudah berada di atas kapal atau dibuka setelah keluar dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi.  Terbukti uapay penyelundupan sapi melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dengan menggunakan truck ditutup terpal ini beberapa hari lalu berhasil diungkap oleh jajaran Sat Polair Polres Banyuwangi  bersama pihak Karantina Pelabuhan Ketapang. Pengungkapan penyelundupan sapi Bali ini saat itu dilakukan saat truk pengakut puluhan ekor sapi Bali jantan itu tiba di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Lolosnya pengiriman sapi Bali ke Jawa tanpa dokumen Karantina itu, kini harus membuat petugas Karantina Pertanian Terpadu Wilayah Kerja (Wilker) Gilimanuk meningkatkan pengawasan. Penanggungjawab Karantina Pertanian Terpadu Wilker Gilimanuk, Ida Bagus Eka Ludra dikonfrimasi, Selasa (31/7), mengakui adanya peningkatan pengiriman sapi Bali ke Jawa menjelang Idul Adha. “Menjelang Idul Adha memang terjadi peningkatan pengiriman sapi Bali ke Jawa,” ungkapnya.  Ia mengakui setiap hari memang banyak truk yang mengangkut ratusan ekor sapi Bali menyebrang ke Jawa dan sebelum menyebrang semuanya sudah diperiksa dan dipastikan izinya juga sudah lengkap namun pihaknya mengaku tidak mengetahui jumlahnya secara pasti. “Berapa banyak yang dikirim setiap hari, kami kurang tahu pasti. Semuanya tergantung dari izin yang dikeluarkan,” ungkapnya.  Kendati pengirmaman sapi Bali ke Jawa meningkat karena meningkatnya permintaan dari luar Bali, namun diakuinya untuk izin yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Bali tetap disesuaikan dengan jumlah kuota yang ada. “Karena pengiriman sapi Bali keluar ada kuotanya, maka izinnya juga disesuaikan dengan kuota itu dan diatur setiap bulannya. Kami di Gilimanuk bertugas untuk mengecek dokumen-dokumen yang dipersyaratkan untuk pengirimannya. Kalau ada yang tidak lengkap maka kami tidak berikan menyeberang,” tegasnya. Dengan kondisi terbatasnya kouta pengiriman sapi Bali keluar Provinsi Bali serta adanya oknum pelaku penyelundupan yang memanfaatkan situasi meningkatkany permintaan sapi menjelang Idul Adha, kini untuk mengantisipasi adanya pengiriman sapi Bali tanpa dokumen agar tidak kembali lolos melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, pihaknya memastikan Petugas Karantina Gilimanuk akan semakin meningkatkan pengawasan terutama dipintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk yang menjadi akses pintu keluar wilayah Bali.  “Kami sekarang harus bekerja keras untuk melakukan pengawasan mengantisipasi terjadinya pengiriman sapi tanpa dokumen,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.