Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perolehan Suara Sementara Pilkada Jembrana : Tepat Ungguli Bangsa

Bali Tribune / I Nengah Tamba bersama keluarga saat memberikan hak suaranya di TPS 10 Balai Banjar Peh, Desa Kaliakah.

balitribune.co.id | Negara - Perolehan suara sementara kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jembrana pada pemungutan suara Pilkada 2020 berbanding tipis. Kendati unggul dikandangnya masing-masing, hingga Rabu (9/12) petang, perolehan suara pasangan nomor urut nomor 02, I Nengah Tamba dan Patriana Krisna (paket Tepat) lebih besar dibandingkan perolehan suara pasangan nomor urut  01, I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa (Paket Bangsa).

Calon Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan datang memilih didampingi istrinya, Ni Nyoman Ani Setiawarini di TPS 01 Bale Banjar Cepaka, Desa Payangan, Pekutatan, Rabu pagi sekitar pukul 09.30 Wita. Kembang Hartawan selaku paslon yang diusung PDI Perjuangan mengharapkan Pilkada 2020 ini menjadi momentum dan sejarah politik bagi masyarakat Indonesia dan Jembrana pada khususnya. Menurutnya politik sejatinya untuk mensejahterakan masyarakat, tanpa Hoax.

"Kemenangan dalam Pilkada bagi kami sangat penting, tapi bukan dengan cara menebar fitnah atau Hoax. Jangan sampai ketentraman, kerukunan masyarakat Jembrana terganggu," ujarnya. Pihaknya berharap siapapun yang terpilih agar masyarakat tetap bersatu dan mendukung bersama. Sedangkan wakilnya, I Ketut Sugiasa datang memilih didampingi istri, Ni Kadek Yuliani dan anakanya di TPS 009 Balai Lingkungan Pemedilan Kelurahan Dauhwaru, Jembrana sekitar pukul 08.00 Wita.

Calon Bupati Jembrana dengan nomor urut 2, I Nengah Tamba datang ke TPS 10 Balai Banjar Peh, Desa Kaliakah, Negara bersama istri, tiga anak dan menantunya. Dengan mengenakan pakaian adat pukul 10.40 Wita. Ia yakin menang dengan perolehan suara 60 persen. "Tanda-tanda gaib sudah ada. Prediksi dan target kami baik sekala dan niskala menang. Survey, kirka juga polling kami menang. Kami menyampaikan terimakasih pada masyarakat yang mengapresiasi perubahan," jelasnya.

Sementara wakilnya,  Gede Ngurah Patriana Krisna bersama istri dan anaknya memberikan hak suaranya di TPS 6 Lingkungan Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring. Bupati Jembrana I Putu Artha juga menyalurkan hak pilih suaranya bersama istri Ni Kade Ari Sugianti bersama ketiga anaknya dan menantunya di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya. Berdasarkan data yang dihimpun Rabu petang, perolehan paket Tepat menang tipis dengan peroleh suara paket Bangsa.

Di Kecamatan Pekutatan paket Bangsa memperoleh suara 10.770 (57,45 persen) sedangkan paket Tepat memperoleh suara 7.997 (42,55 persen). Di Kecamatan Jembrana paket Bangsa memperoleh suara 17.280 (47,47 persen) sedangkan paket Tepat (19.124 persen). Di Kecamatan Melaya paket Bangsa memperoleh 17.282 (49,32 persen) dan paket Tepat memperoleh suara 17.762 (50,68 persen). Di Kecamatan Mendoyo paket Bangsa memperoleh 19.846 (47,61 persen) dan paket Tepat 21.283 (52,33 persen).

Di Kecamatan Negara paket Bangsa memperoleh suara 21,653 (44,06 persen) sedangkan paket Tepat memperoleh suara 27.489 (55,94 persen). Sedangkan akumulasi perolehan suara sementara di lima kecamatan dari masing-masing pasangan calon (paslon), paket Bangsa yang didukung PDI P, Hanura dan Perindo memperoleh suara 86.831 (47,97 persen) dan paket Tepat yang diusung Koalisi Jembrana Maju (KJM) memperoleh suara 94.188 (52,03 persen). Sedangkan total sementara suara sah 181.019.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.