Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Persembahyangan Tumpek Landep di SPPBE Gasari Mas Timur Berlangsung Khusyuk

Bali Tribune / Pemilik SPPBE Gasari Mas Timur, I Gusti Made Tusan bersama keluarga saat Upacara Tumpek Landep

balitribune.co.id | Amlapura - Umat Hindu di Bali merayakan hari raya suci Tumpek Landep, pada Sabtu (5/11). Tumpek Landep sendiri merupakan hari raya suci yang dikhususkan untuk memohon keselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi  Wasa yang dalam wujudnya sebagai Dewa Senjata (Pasupati).

Tumpek Landep sendiri dirayakan saat Saniscara Kliwon wuku Landep, yakni setiap enam bulan sekali. Upacara Tumpek Landep mengandung hakekat dan makna yang tinggi yang berhubungan dengan kehidupan manusia di dunia terutama mengenai intelegensi atau ketajaman fikiran manusia.

Pada perayaan hari suci Tumpek Landep ini, SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji) PT Gasari Mas Timur juga menggelar upacara dan persembahyangan bersama di halaman dan kantor SPPBE yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Amlapura. Dimana uapa cara suci Tumpek Landep tersebut diikuti oleh Pemilik PT Gasari Mas Timur, I Gusti Made Tusan, Direktur SPPBE I Gusti Nyoman Merta Kepakisan, Manager Ni Komang Juli Martini, serta dihadiri pula oleh Bupati Karangasem periode 2015-2020 IGA Mas Sumatri dan Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha serta segenap karyawan SPBBE.

Kepada media ini, I Gusti Made Tusan usai persembahyangan menyampaikan, SPPBE PT Gasari Mas Timur berdiri pada Tahun 2018, dimana pada awal berdirinya, SPPBE tersebut sudah langsung beroperasi dengan kapasitas produksi 15 Ton perhari. Dan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan kapasitas produksi, dan sampai Nopember 2022 SPPBE ini sudah mampu memproduksi hingga 24,8 Ton perhari.

“Target di tahun 2023, 30 ton per hari, sedangkan tanki yang ada dengan kapasitas 50 ton," sebut I Gusti Made Tusan, sembari mengatakan operasional SPPBE tersebut didukung oleh dua unit mobil tanki, dengan kapasitas masing-masing 13.000 kilogram. Dan untuk pengisian didukung 12 mesin digital, dan 26 karyawan, dengan luas areal 75 Are. 

“Dengan dukungan peralatan tersebut, selama ini truk-truk dari beberapa agen yang angkut tabung elpiji, isi 3 kilogram tidak lama antre,” ucap I Gusti Made Tusan yang juga Penanggungjawab Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) tersebut.

Lanjut I Gusti Made Tusan mengatakan, selama ini Gas Elpiji yang didatangkan ke SPPBE itu dikirim langsung dari PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional V Terminal Bahan Bakar Minyak, Kecamatan Manggis, Karangasem. Artinya Gas Elpiji yang dikirim itu milik PT Pertamina kemudian disuplai ke SPPBE. Sedangkan pihak SPPBE hanya, mendapatkan jasa, mengemas elpiji dari mesin ke tabung ukuran 3 kilogram.

Sebelum dioperasikan, 12 mesin digital dan tanki penyimpan dengan kapasitas 50.000. kilogram, elpiji telah ditera, sehingga mesin tersebut telah memenuhi standar kebutuhan. “Tujuan mesin pengisian di tera, agar selama pengisian, elpiji yang masuk ke dalam tabung, beratnya sesuai standar.

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.