Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertamina Bentuk Tim Satgas Antisipasi Lebaran

Bali Tribune/ Fedy Alberto
balitribune.co.id | Denpasar - Saat ini para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah beralih dari gas elpiji 3 Kg ke Bright Gas. Penggunaan Bright Gas di kalangan UMKM ini diharapkan dapat membantu pedagang mendapatkan keuntungan lebih banyak dan makin hemat biaya produksi.
 
Demikian disampaikan Branch Marketing Manager PT Pertamina Bali dan NTB, Fedy Alberto saat berbuka dengan usaha mikro dan komunitas di Kantor PT Pertamina (Persero) Marketing Branch Bali dan NTB, Denpasar, Rabu (22/5).
 
“Memang sudah cukup banyak UMKM yang menggunakan Bright Gas dan terus berkembang. Begitu juga permintaan Bright Gas, khususnya di Kota Denpasar terus meningkat. Sejak 2 tahun lalu dan hingga kini sekitar 2 ton per hari,” jelasnya.
 
Bright Gas (gas elpiji 5 Kg) tersebut ke depannya akan mampu menekan elpiji subsidi 3 Kg. Secara umum Fedy menyebutkan pertumbuhan elpiji rata-rata naik sekitar 4 persen. Diharapkan, pertumbuhan Bright Gas bisa mencapai 8-15 persen pada tahun 2019 agar beban subsidi semakin berkurang.
 
Lebih lanjut dia mengungkapkan, untuk menyambut Lebaran 2019, pihaknya juga telah siaga. Pertamina sudah membentuk tim satuan tugas yang mulai berlaku H-15 sampai H+15. “Kami terus meningkatkan ketahanan stok baik BBM maupun elpiji,” imbuh Fedy.
 
Sedangkan untuk stok BBM akan ditingkatkan dari 16-18 hari menjadi 18-21 hari. Sementara elpiji ditingkatkan ketahanan stoknya, dari rata-rata antara 3-5 hari menjadi 4-7 hari dengan stok ada di Manggis dan Pesanggaran.
 
“Kalau BBM peningkatan di Bali tidak sebesar di Jawa, karena di sini kan bukan tujuan mudik,” cetusnya. Di Jawa, peningkatan kebutuhan bisa antara 7-10 persen pada saat menjelang H-7 sampai H-1. Sementara di Bali kenaikan 2-4 persen saja, karena bukan merupakan tujuan mudik hanya saja tujuan wisata.
 
“Saat H-3 biasanya sudah mulai naik kebutuhan di daerah wisata seperti Bedugul, Kintamani, Kuta,” beber Fedy. Dikatakannya, titik keramaian juga ada di Pelabuhan Gilimanuk dan Padang Bai, sehingga pihaknya mengantisipasi stok BBM di SPBU kedua wilayah ini dan rute menuju ke sana.
 
Diperkirakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, setiap momen hari besar keagamaan ini permintaan BBM di Bali naik antara 4-7 persen dibandingkan hari biasa. “Agen elpiji juga disiapkan untuk pangkalan siaga, dan kerjasama dengan perbankan untuk membantu masyarakat,” tambahnya.uni
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.