Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertina Denpasar Utus 6 Petinju, Target 4 Medali Emas Piala Kapolda Metro Jaya

tinju
JAKARTA – Ketum Pertina Denpasar Made Muliawan Arya bersama para petinjunya yang akan dikirim mengikuti kejuaraan Piala Kapolda Metro Jaya, Januari mendatang.

BALI TRIBUNE - Pertina Kota Denpasar mengutus 6 petinju ke ajang Piala Kapolda Metro Jaya, 29 Januari hingga 4 Februari 2018 di Jakarta. Mereka adalah Krispinus Mariano kelas layang ringan 46 kg, Cornelis K. Wangu  kelas layang 49 kg, Ferdinandus Seran kelas terbang  52 kg, Julio Bria kelas Bantam 56 kg, Jekri Riwu  kelas ringan 60 kg, dan Gregorius Gheda Dende  kelas welter ringan  64 kg.

“Dari ajang itu kami menargetkan membawa pulang 4 medali emas, sama seperti hasil di kejuaraan tinju Piala Gubernur NTB, beberapa waktu lalu dengan 4 medali emas dan 1 perunggu,” ujar Ketua Umum Pertina Denpasar, Made Muliawan Arya di Sasana Tinju Adi Swandana Denpasar, Kamis (21/12).

Pria gempal yang akrab disapa De Gajah ini, menyebut target 4 medali emas di Jakarta nanti sangat realistis sehingga dirinya optimistis target tersebut mampu direalisasikan oleh petinju-petinjunya. Bahkan, lanjut dia, jika perangkat pertandingan menegakkan kejujuran, tidak menutup kemungkinan Pertina Denpasar membawa pulang 5 medali emas.

 “Terlebih nanti kami mengirim Julio Bria dan Cornelis, yang sudah tidak asing lagi di kancah pertinjuan nasional. Kalau juri nanti benar-benar tidak memihak lawan, rasanya 5 medali emas bisa kami bawa pulang,” ujar De Gajah yang juga anggota DPRD Kota Denpasar itu.

Kini seluruh petinju yang akan dikirim mengikuti kejuaraan di Jakarta tersebut, sedang ditempa keras di Adi Swandana Boxing Camp Denpasar di bawah asuhan pelatih Julianus Bunga. De Gajah sendiri, kemarin melihat latihan para petinjunya itu.

Dijelaskan De Gajah, kejuaraan tinju Piala Kapolda Metro Jaya sejatinya kualitas eventnya sama dengan kejuaraan Piala Gubernur NTB. Karena itulah target dipancang seperti itu. Apalagi kejuaraan itu mempertandingkan elit tapi tidak dibatasi usia. Berbeda dengan di NTB dimana kategori elit dibatasi maksimal petinju berusia 25 tahun.

“Sebenarnya di Jakarta saya hanya akan mengirimkan 2 petinju saja, yakni Kornelis dan Julio karena usianya bebas. Namun karena saya menjanjikan bahwa peraih medali emas di NTB akan dikirim ke Jakarta, ya, mau tidak mau saya harus menepati apa yang saya janjikan itu,” katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, Pertina Denpasar selama tahun 2018 nanti minimal mengirim petinjunya mengikuti kejuaraan di luar Bali sedikitnya sebanyak lima kali. Hal ini semata-mata untuk pembinaan dengan arah meningkatkan terus kualitas teknik petinju Denpasar, serta menambah pengalaman dan mental bertanding di event level nasional.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.