Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertina Persiapkan Atlet ke PON Remaja

IGM Adi Swandana
IGM Adi Swandana

Denpasar, Bali Tribune

Meski gelaran PON Remaja II/2017 Jawa Tengah masih dalam polemik, namun Pengprov Pertina Bali bakal menyiapkan sejumlah petinjunya ke ajang itu melalui seleksi yang akan diadakan November mendatang. Tidak saja untuk PON Remaja, Pertina Bali juga akan menyiapkan petinju Popnas.

Komisi Teknik Pertina Bali, IGM Adi Swandana mengatakan, petinju remaja di Bali cukup banyak, dan pihaknya akan menyeleksi mereka terlebih dahulu agar mereka yang dikirim ke PON Remaja maupun Popnas benar-benar berkualitas.

"Kami menyeleksi mereka melalui ajang kejuaraan tinju amatir-semi profesional (Ampro), November nanti bertepatan dengan HUT Kota Tabanan,” ujar IGM Adi Swandana yang juga pelatih tinju Bali dan nasional itu, Rabu (19/10) di Denpasar.

Adi Swandana menjelaskan, petinju yang diseleksi nanti umurnya disesuaikan dengan batasan umur di Popnas dan PON Remaja, sehingga tidak melewati batas yang telah ditentukan.

"Kalau Popnas dilaksanakan maka batas usia  atlet khusus cabor tinju maksimal 18 tahun. Sedangkan kalau PON Remaja kalau tidak salah 16-18 tahun. Sekarang mereka sedang berlatih rutin untuk persiapan seleksi nanti,” jelas Adi Swandana sembari menunggu kepastian apakah Popnas akan dilaksanakan atau PON Remaja.

Dia menambahkan, Popnas dan PON Remaja salah satu ajang lanjutan dari pembinaan atlet di daerah-daerah sehingga sebaiknya memang harus diadakan.

Diakuinya, untuk cabor tinju faktor umur sangat mempengaruhi fighting spirit petinju untuk meraih prestasi. Maka dari itu, untuk meraih prestasi pihaknya melihat faktor umur petinjunya. Karena komponen itu menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai prestasi puncak bagi seorang petinju.

"Memang tidak bisa dipungkisi faktor umur akan sangat mempengaruhi prestasi atlet itu sendiri. Karena di Indonesia petinju yang usianya 35 tahun sudah menyudahi karirnya. Itu berdasarkan aturan yang ada," jelasnya.

Dijelaskannya, untuk mengembalikan fighting spirit para atlet itu membutuhkan kerja keras. Dicontohkannya, saat PON Jabar, salah satu asuhannya Julio Bria saat berangkat ke Bandung, fisiknya paling bagus di antara petinju lainnya. Akan tetapi, setelah bertanding justru berbeda, malah fisiknya menurun.

Dengan kondisi itu akhirnya Julio tersingkir paling pertama di antara rekan-rekannya. "Hal tersebut disebabkan banyak faktor. Apalagi jika atlet sudah berkeluarga, pastilah ada masalah yang dihadapi. Sehingga, beban tersebut mempengaruhi semuanya," pungkas Adi Swandana.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih, Harapkan Jadi RS Rujukan Terbaik

balitribuneco.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni Luh Putu Sekarini beserta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Distribusi Beras ke Food Station Belum Terealisasi, Perumda MGS Masih Andalkan Pasar Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung dengan Food Station Tjipinang Jaya yang diharapkan memperkuat ketahanan pangan, hingga kini belum terealisasi dalam bentuk distribusi beras.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascapembatasan Pembuangan Sampah ke TPA Suwung, Pembuangan Sampah ke Sungai Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Organisasi lingkungan Sungai Watch mencatat adanya peningkatan sampah yang dibuang masyarakat di sungai pascapembatasan pembuangan sampah ke TPA Suwung Denpasar. Dari hasil patroli di sejumlah sungai di Denpasar dan Badung yang dipasang penghalang sampah atau instalasi barrier, terjadi peningkatan dua kali lipat sampah yang terjaring di sungai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Pegadaian Dukung Mandalika Kartini Race 2026

balitribune.co.id | Lombok - Ajang balap khusus perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi perempuan yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus menegaskan kiprah perempuan dalam dunia otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.