Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perusahaan Eksportir Terbakar, Ratusan Karyawan Panik

DILALAP API - Petugas Damkar kesulitan menghalau api yang melahap bangunan perusahaan eksportir.

BALI TRIBUNE - Sebuah bangunan besar di perusahaan eksportir  berikut ribuan  barang kerajinan  berbagai jenis, ludes  dilalap api di Desa Mas, Ubud, Jumat (28/9).  Ratusan karyawan di dalam gedung sempat panik dan syukurnya berhasil menyelamatkan diri. Pihak perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun  kerugian  material mencapai  satu  miliar rupiah lebih. Pantauan di lokasi, suasana panik menyelimuti ratusan karyawan CV Siadja, saat api besar melahap gedung seluas  seribu  meter persegi di Desa Mas, Ubud.  Seluruh karyawan yang sedang beraktivitas di dalam gedung sempat berdesak-desakan menyelamatkan diri. “Kobaran api berasal dari ruangan spray dan finishing yang diawali dengan ledakan api besar. Kami pun berdesak-desakan keluar,” ungkap Ni Wayan Parsi (45), salah seorang karyawan asal Banjar Tarukan, Mas. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung bertindak cepat.  Namun api yang sudah telanjur besar dan melebar membuat petugas kesulitan menghalau amukan api. Terlebih sejumlah benda mudah terbakar saperti cat dan cairan tiner  berulang kali memicu letupan api. “ Kami harus berhati-hati, selain gangguan letupan kaleng cat, instalasi listrik juga membahayakan anggota,” ungkap Danki damkar Gianyar, Dewa Putu Anom.    Sementara dari keterangan Kepala Devisi Design CV Siadja,  Toni Suputro, sebelum ledakan api besar sejumlah karyawan di ruangan finishing sudah berlarian keluar. Teriakan kebakaran kemudian memicu kepanikan ratusan karyawan lain dan  berhamburan keluar  menyelamatkan diri. Mereka tidak sempat lagi memikirkan untuk menyelamatkan produk kerajinan yang  sudah siap diekspor itu. “Dugaan kami sementara pemicunya adalah mesin kipas yang panas. Sudah kami cek semua, tidak ada karyawan yang terluka dan tidak ada yang terjebak di dalam,” terangnya. Delapan unit mobol pemadam kebakaran yang berulang kali bolak-balik untuk pengisian air,  akhirnya berhasil menghalau api  empat jam kemudian. Atas musibah ini, polisi pun  masih melakukan pemeriksaan kepada  korban dan para  saksi untuk memastikan penyebab  kebakaran.

wartawan
redaksi
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.