Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perwakilan BKKBN Bali Target 2024 Zero Stunting 

Bali Tribune / Sosialisasi Panduan Sistem Kerja dan Penataan Jabatan Pelaksana di Nusa Dua, Senin (4/12) malam.

balitribune.co.id | Denpasar - Meski prevalensi stunting di Bali paling rendah dari 34 provinsi di Indonesia, namun Perwakilan BKKBN Provinsi Bali terus bertekad untuk menurunkan angka stunting. Perwakilan BKKBN Bali memasang target 2024 nanti, Bali zero stunting.

Tekad ini dikumandangkan langsung Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Sarles Brabar saat pembukaan Sosialisasi Panduan Sistem Kerja dan Penataan Jabatan Pelaksana di Nusa Dua, Senin (4/12) malam.

Tekad pria asal Papua ini bukan tanpa alasan. Tahun sebelumnya Bali berhasil menurunkan angka stunting sebesar 2,9  persen dari 10,9 persen menjadi 8 persen. Di Bali awal tahun ini, angka stunting delapan persen. Namun pada penghujung tahun sudah turun lagi di bawah enam persen.

"Belum ada bocoran angkanya, tetapi sudah di bawah enam persen. Target kita 2024 nanti di Bali harus zero stunting,” ungkapnya.

Dikatakan Sarles, target 2024 Bali zero stunting karena di setiap Kabupaten dan Kota di Bali juga menurun. Denpasar hanya tiga persen angka stuntingnya. Bahkan menurut sumber Bali Tribune, Kabupaten Buleleng juga turun menjadi yang terendah di Bali. Dan bocoran yang diterima Bali Tribune, stunting di Bali saat ini 4,62 persen.

"Jadi, target tahun dua ribu dua puluh empat akan turun jadi zero stunting di Bali," kata mantan Kepala Perwakilan BKKBN Maluku ini.

wartawan
RAY
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.