Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peserta Pameran Bonsai Membludak, 800 Stand Disiapkan

Bali Tribune/ PERSIAPAN - Stand Pameran Bonsai Serangkaian HUT Ke-250 Kota Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Setelah sempat terhenti lantaran Pandemi Covid-19, Persatuan Pencinta Bonsai Indonesia (PPBI) Gianyar kembali menggelar pameran bonsai berskala nasional. Animo peserta pun membludak sehingga panitia penyelenggara pun harus menyiapkan sedikitnya 800 stand pameran.
 
Penasehat PPBI Gianyar Wayan Arthana, Rabu (20/4), menyebut diperkirakan animo peserta pameran membludak. “Kita siapkan stand dua kali lebih banyak dari tahun sebelumnya, kita siapkan 800 stand, pameran sebelumnya sekitar 400 stand,” jelasnya.
 
Disebutkan, peserta yang menyatakan hadir selain pencinta bonsai dari Bali, juga dari Jawa, Sumatera dan daerah lainnya. Dari pesan yang masuk ke panitia bahkan sudah banyak yang menyatakan ikut pameran dan sekaligus bursa. Sedangkan bonsai yang dipamerkan mulaindari kelas prospek sampai kelas bintang. “Kami belum tahu berapa yang ikut di masing-masing kelas, namun animo sangat tinggi, mengingat di beberapa daerah pameran serupa hamper tidak ada,” bebernya.
 
Sedangkan untuk penataan meja stand dibuat melingkar mengikuti alur lintas jalan kaki di Alun-alun Gianyar. “Stand dibuat melingkar mengikuti pedestrian, agar tidak merusak rumput lapangan,” jelasnya lagi. Sedangkan untuk biaya pendaftaran mulai dari Rp 150ribu sampai Rp 450ribu tergantung kelas dan besar bonsai. Pameran bonsai ini sekaligis memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-250.
 
Pameran rutin yang sudah digelar sejak Tahun 2006 lalu, pada pameran sebelumnya diikuti sebanyak 470 peserta. Pameran kala itu, melibatkan juri-juri bonsai yang sudah memiliki nama nasional. Peserta tahun sebelumnya diikuti kelas prospek 225 bonsai, kelas regional 178, Madya 38, utama 20 dan kelas bintang 15 bonsai dan peserta sebelumnya juga  ambil bagian lagi di  pameran ini. Arthana juga meyakini penggemar bonsai cukup banyak, mengingat banyak warga berdiam di rumah dengan menekuni bonsai.
wartawan
Nyoman Astana
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.