Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesilat Tunggal dan Ganda Bali ke Final

pesilat
FINAL – Pesilat nomor tunggal putra, Gusti Ngurah Arya Yuda saat memperagakan kemahirannya sehingga ia melangkah ke final cabor pencak silat PON XIX/2016 Jawa Barat.

Sumedang, Bali Tribune

Bali meloloskan atlet-atletnya ke final  cabang olahraga pencak silat PON XIX/2016 Jawa Barat, yang dipertandingkan di Graha Laga Satria ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (22/9).

Mereka adalah, Gusti Ngurah Arya Yuda di nomor tunggal putra, Ni Made Dwima Pebriani (tunggal putri), I Made Dwi Surya Adnyana-I Made Sukma Satriana (ganda putra), dan pasangan Ni Made Dwiyanti-Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari di nomor ganda putri.

Gusti Ngurah Arya Yuda memastikan ke final yang dimainkan Jumat hari ini setelah memperoleh nilai 460, sedangkan tunggal putri Ni Made Dwima Pebriani ke final setelah mengantongi nilai 569.

Sementara ganda putra I Made Dwi Surya Adnyana-I Made Sukma Satriana ke final setelah juri memberi nilai 563, dan ganda putri pasangan Ni Made Dwiyanti-Sang Ayu Ketut Sidan ke final dengan raihan nilai 569.

Pelatih tim silat Bali, Wayan Selamet mengatakan dengan meloloskan empat nomor di TGR di final, diharapkan nantinya para finalis tersebut mampu merealisasikan medali bagi Bali.  Dia menambahkan, di tiap-tiap nomor final hari ini akan menampilkan enam pesilat dari daerah lain, dan yang berhak mendapatkan medali adalah tiga pesilat terbaik pertama hingga ketiga.

Dikatakannya, tiap-tiap nomor final terdapat wakil dari tuan rumah Jawa Barat. Di tunggal putra misalnya, ada Nunu Nugraha, di tunggal putri Riska Hermawan, ganda putra pasangan Angga Faisal-Asep Yuldan, dan di ganda putri pasangan Riska-Ririn Rinasih.

“Anak-anak harus berjuang ekstra keras untuk memperoleh medali emas, karena yang pesaingnya terdapat pesilat tuan rumah selain pesilat dari provinsi lain,” ujarnya.

Sementara Dwima Pebriani yang tampil di Pool A mengutarakan jika persaingannya dengan Riska Hermawan memang sangat berat. “Riska juga merupakan pesilat bagus. Saya sendiri juga tampil agak tegang dan sedikit nervous. Maklum ini pertandingan pertama. Tapi syukur saya masih bisa lolos ke final dan akan tampil all out,” ungkap Dwima.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.