Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesta Miras Sesama Sumba Berakhir dengan Mandi Darah

Bali Tribune/ Suasana tempat kejadian perkara (TKP) di Lapangan Puputan Badung Denpasar, Sabtu (10/6) pukul 21.30 Wita.



balitribune.co.id | Denpasar - Keributan sesama kelompok asal Sumba Barat Daya, NTT antara Kodi dengan Wejewa terjadi di Lapangan Puputan Badung Denpasar, Sabtu (10/6) pukul 21.30 Wita.

Berawal dari pesta minuman minunan keras di lokasi kejadian kemudian berantam dan berakhir dengan penikaman terhadap Akris Dama Lero alias Umbu (23) dari kelompok Wejewa.

Informasi yang berhasil dihimpun Bali Trinune berdasarkan keterangan adik korban, Deseptiani Ibe Lende (19) mengatakan, ia dengan kakaknya keluar dari kos di seputaran Jalan Batanghari Denpasar pukul 20.00 Wita dengan maksud jalan - jalan ke lapangan Puputan Badung. Sesampai di lokasi, mereka  langsung masuk ke lapangan dan bertemu dengan teman - teman satu kampung dan ngobrol sambil minum kopi. Kemudian pukul 21.30 Wita, tiba - tiba ia melihat ada orang Sumba Barat Daya bertengkar dengan orang dari kampungnya. Itu sebab, ia mengajak kakaknya itu pulang.

"Saya bilang sama kakak, kita pulang saja, kita tidak tau masalah apa. Setelah itu saya  sama kakak bangun lalu balik ke tempat parkir sepeda motor di sebelah utara Pura Jagatnatha. Kemudian kakak ngambil sepeda motor dan muter motor, tiba - tiba datang dua orang laki dan yang satu orang langsung menusuk kakak dari belakang yang mengenai dada kanan," ungkapnya.

Selanjutnya pelaku kabur ke arah Lapangan Puputan Badung. Sementara korban melepaskan pisau yang tertancap di tubuhnya dengan menggunakan tangan kanan serta melepas jaket yang digunakannya. Ciri - ciri pelaku tinggi sekitar 150 cm, perawakan kurus, rambut agak berombak, kemeja warna putih lengan pendek, celana jean pendek warna aba - abu, diduga kuat orang Sumba Barat Daya namun beda kecamatan dengan korban. Sementara korban melepaskan pisau yang tertancap di tubuhnya dengan menggunakan tangan kanan serta melepas jaket yang digunakannya.

Sementara korban melepaskan pisau yang tertancap di tubuhnya dengan menggunakan tangan kanan serta melepas jaket yang digunakannya. Korban lalu menghubungi temannya Oktavianus melalui handphone dan beberapa saat kemudian Oktavianus menemui korban lalu membantunya membawa ke RS Wangaya Denpasar untuk mendapatkan perawatan medis. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka dengan panjang 24 cm pada dada sebelah kanan dan luka lecet pada pinggang sebelah kanan. Saat ini korban tengah menjalani rawat inap di RS Wangaya untuk pelaksanaan operasi.

Sementara Oktavianus Bili Malo (32) menjelaskan, ia tiba di Lapangan Puputan Badung pukul 20.00 Wita bersama temannya bernama Andi. Ia melihat korban lalu panggilan duduk ngobrol bersama teman - temannya sekampung sekitar 10 orang. Sekitar dua jam ngobrol, tiba kelompok orang Sumba Barat Daya beda kecamatan menyerang mereka sehingga terjadilah adu pukul.

 "Tiba - tiba Umbu(korban - red) menghubungi saya bilang saya kena tikam dan saya balik bertanya dimana, dia bilang posisinya di utara Pura Jagatnatha. Kemudian kami langsung mengarah ke lokasi dan benar teman saya Umbu kena tusuk di bagian dada sebelah kanan satu kali. Kemudian kami bawa korban ke Rumah Sakit Wangaya. Sebelum kami duduk itu, kelompok dari Sumba Barat Daya beda kecamatan sudah ada disitu," terangnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut. "Pelakunya masih dalam penyelidikan," katanya.

wartawan
RAY
Category

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TP PKK Bangli Torehkan Prestasi di Ajang "Bali Jagadhita" 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Bali. Dalam ajang Lomba Memasak Serba Ikan dan Lomba Yel-Yel Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Denpasar, Sabtu (6/6/2026), kontingen Kabupaten Bangli berhasil menyabet gelar Juara I Lomba Yel-Yel dan Juara II Lomba Memasak Serba Ikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Kalibrasi Kompetensi Mekanik Lewat Ajang TSC 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Guna terus meningkatkan kualitas layanan purnajual dan menguji kompetensi para garda terdepan teknis Honda, Astra Motor Bali selaku Main Dealer resmi sepeda motor Honda di wilayah Bali menggelar ajang bergengsi The 30th Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 tingkat regional.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Investasi Marina Bay City Berujung Laporan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus investasi pembangunan proyek vila Marina Bay City di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini memasuki babak baru. Adrian James Campbell, melalui kuasa hukumnya, Hendarman Law Firm, Raden Suharsanto Raharjo, resmi melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana investasi yang melibatkan Jamie McIntyre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.