Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petani Toya Mapeh Kembangkan Budidaya Cacing

CACING
CACING - I Wayan Badan dengan cacing peliharaanya.

BALI TRIBUNE - Para petani  kini tidak hanya terpaku dari hasil pertanian, namun juga membidik sektor lainnya yang dianggap memiliki peluang bisnis. Seperti yang dialkukan petani di kawasan Toya Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani. Beberapa petani kini mengembangkan budidaya cacing jenis Lumbricus Rubbelus.

Cacing yang diimpor dari Negeri Kanguru, Australia selain mampu menyuburkan tanah, juga bisa diolah menjadi minuman jus yang dicampur dengan buah-buahan. "Cacing yang di mata sebagian orang sebagai binatang menjijikkan, ternyata kaya manfaat," ujar  Ketua Kelompok Tani Amerta Lestari, I Wayan Badan, Minggu (2/7).

Ditemui di rumahnya, Wayan Badan menuturkan, budidaya cacing sudah digelutinya  sejak tahun 2003 lalu. Untuk pemasaran sudah sampai ke seluruh Bali, namun pemasaran hingga keluar negeri belum bisa dilakukan karena belum punya relasi. "Memenuhi permintaan di Bali saya siap. Tapi untuk keluar negeri hingga kini belum bisa. Kalau yang di luar Bali seperti petani di  Jawa sudah bisa memasarkan hingga Korea dan Jepang," ujarnya. 

Badan menuturkan, ia mengembangkan budidaya cacing Lumbricus Rubellus untuk mendapatkan pupuk yang berkualitas bagi pertanian. Dikatakan, menurut Balai pengkajian teknologi, pupuk yang dihasilkan oleh cacing ini lebih  bagus dibandingkan dengan pupuk anorganik. "Petani ini bisa berkelanjutan untuk menaman dan dengan menggunakan pupuk ini bisa menjaga ph tanah," ujarnya.

Selain bagus untuk pertanian, cacing Lumbricus Rumbellus bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Cacing ini cukup rakus dibandingkan cacing pada umumnya, sehingga untuk memberikan makan tiga sampai empat hari sekali. Sedangkan untuk panen cacing biasa di usia 6 bulan, bila ingin bertelur atau sudah berkembang cacing dipanen diusia 8 bulan.

Lanjutnya  budidaya cacing cukup menjanjikan, selain dimanfaatkan untuk pertanian juga untuk kesehatan. "Kami sebagai petani tidak kesulitan mencari pupuk dan hasilnya jauh lebih bagus," ucapnya.

Badan mengatakan, cacing bisa diolah dalam bentuk kapsul dan dibuat jus. Manfaatnya untuk menambah stamina, pengobatan untuk sakit tipus, asma, demam berdarah, sakit kuning, dan beberapa sakit lainnya. "Untuk kapsul dibuat di Denpasar, kalau jus baru bisa saya buat sendiri," tuturnya.

Kata Badan, harga cacing  berkisaran Rp 150 ribu/Kg sedangkan untuk pupuk dijual Rp 3000/ Kg. Bila ada pembeli cacing sampai 10 kilogram, maka akan langsung dibawakan. Diakui bila ada masyarakat yang ingin membudidayakan cacing seperti dirinya, Ia siap untuk membagi ilmu dan akan diberikan bibit. "Biasa saya melakukan pendampingan agar lebih mudah diterapkan," ujarnya.

Untuk bisa mengembangkan cacing lubricus rumbellus petani harus menyiapkan sebuah tempat tertutup. Ruangan tersebut diisi berbagai kotoran ternak seperti sapi, babi maupun kotoran ayam. Hanya agar cacing tidak sampai mati, gas yang terkandung dalam kotoran harus sudah terurai. Untuk menjaga kelembapan ruangan sesekali perlu disiram. Selanjutnya di sanalah cacing-cacing itu dilepaskan. Untuk makanan cacing peternak bisa hanya memberikan sampah sisa rumah tangga seperti sayuran busuk. ‘’Cacing ini sangat rakus sehingga cepat menghasilkan,’’ jelasnya.

Dibandingkan cacing lokal, jenis Lumbricus Rubbelus ini ukurannya jauh lebih kecil. Kalau cacing lokal ukurannya lebih besar dan panjang tetapi perkembangannya lambat. Sementara cacing impor ini meski ukurannya lebih kecil namun sangat rakus terhadap makanan. Sehingga perkembangannya juga sangat cepat. Pupuk yang dihasilkan cacing ini per harinya setara dengan berat badannya. Dia mencontohkan, kalau cacing memiliki berat 2 gram, dia akan menghasilkan pupuk 2 gram per hari. "Pupuk yang dihasilkan jauh lebih bagus mutunya dari pupuk anorganik " sebutnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Dua Anggota DPRD Badung Hadiri HUT ST Dharma Sentana, Pemkab Salurkan Bantuan Rp20 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya dan Made Rai Wirata menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Sekaa Teruna (ST) Dharma Sentana Banjar Pasekan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Sabtu (18/7/2026). Kehadiran keduanya bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Tegaskan Transformasi Digital Harus Perkuat Budaya Lokal

balitribune.co.id I Bandung - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Pastikan Warga 'Bedridden' Dapat Bantuan Rp1 Juta Per Bulan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memastikan warga dengan kondisi bedridden atau tidak mampu beraktivitas secara mandiri mendapat bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan. Program tersebut kembali ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mengunjungi warga penyandang disabilitas dan bedridden di Banjar Pasekan, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Minggu (19/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Solusi Kemacetan Badung Selatan, Proyek Jalan Lingkar Barat Digenjot

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan strategis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu, (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.