Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petanque Pra-PON Jadwalkan ke Thailand

Bali Tribune/ Nyoman Yamadhiputra

Bali Tribune, Denpasar - Tim petanque Pra-PON Bali berencana melakukan try out atau uji tanding melawan tim petanque Thailand. Rencana itu dipatok Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali guna meningkatkan kemampuan atletnya sebelum bertanding di ajang Pra-PON dan lolos PON XX/2020 Papua. “Tentu uji coba ke Thailand setelah tim secara definitif terbentuk, dan kami berharap kemampuan atlet petanque Bali bisa melebihi provinsi-provinsi lainnya di PON nanti,” ujar Ketua Umum FOPI Blai, I Nyoman Yamadhiputra, Senin (18/2). Dia mengatakan uji coba ke Thailand merupakan terobosan ekstrem, dan dipilihnya Negeri Gajah Putih sebagai ajang berlatih karena petanque di negara tersebut nomor satu di Asia Tenggara selain Malaysia dan menjadi kiblat petanque Asia Tenggara. Ditanya kapan berangkat ke Thailand, Yamadhiputra mengatakan April nanti, dimana di bulan itu juga tim inti untuk Pra-PON sudah terbentuk secara definitif. Disinggung berapa lama akan melakukan try out ke Thailand, Yamadhiputra menyebut masih belum tahu. Mengingat, hal itu tergantung finansial nantinya. "Rencana awalnya sekitar 2 mingguan. Disana, banyak sekali ada event tiap bulannya. Jadi pemilihan Thailand itu, menurut kami sangat tepat," tegasnya. Mantan juara dunia pencak silat ini juga menambahkan, berapa atlet yang akan diboyong, itu tergantung dari hasil Rakornis PP Petanque pada 2 Maret mendatang. Pasalnya, itu juga mengacu dari nomor-nomor yang akan dipertandingkan nantinya di Pra-PON dan PON. "Nanti kan tergantung regulasi prakualifikasi PON yang dikeluarkan dari hasil Rakornis itu. Intinya kami turun di full team, agar peluang lolos PON lebih besar," tandas Yamadhiputra.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.