Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petugas Awasi Pemotongan Babi Galungan, Dinas Pertanian dan Pangan Pastikan Semua Babi Layak Konsumsi

Bali Tribune/ PERSIAPAN - Pemotongan babi untuk persiapan Galungan oleh kelompok masyarakat di Kabupaten Badung, Senin (22/7).
balitribune.co.id |Mangupura  - Pemotongan babi oleh masyarakat maupun rumah potong hewan (RPH) untuk persiapan Hari Raya Galuangan mendapat pengawasan ketat dari petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Senin (23/7).
 
I Gede Asrama selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menyatakan, pemeriksaan  daging babi ini untuk memastikan bahwa babi yang sudah dipotong layak konsumsi.
 
“Hari ini (kemarin) petugas sudah menyebar ke lapanga untuk memeriksa daging babi,” ujarnya.
 
Jumlah petugas yang turun ke lapangan terdiri dari 32 dokter hewan, 30 petugas teknis. Tim ini pun dibantu langsung oleh sekitar 100 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unud, Denpasar.
 
Dikatakan, petugas ini selain menyasar rumah potong hewan, petugas juga menyasar rumah warga yang melakukan pemotongan sendiri.
 
“Yang kami pantau tidak hanya RPH, tapi juga pemotongan secara kelompok maupun mandiri,” kata Asrama.
 
Ia pun menjelaskan ada dua metode dalam pemeriksaan, yakni antemortem (saat hewan masih hidup) dan postmortem (setelah dipotong). Pemeriksaan antemortem untuk melihat ciri-ciri fisik. Sedangkan pemeriksaan postmortem yang dilakukan ialah berupa pemeriksaan organ dalam hewan kurban seperti hati, limpa, dan paru.
 
“Yang diperiksa itu babi saat masih hidup dan setelah dipotong-potong,” jelasnya.
 
Apakah ada temuan daging babi tidak layak konsumsi? Ditanya begitu, pejabat asal Kelurahan Kapal, Mengwi ini, menyebut sejauh ini seluruh daging babi yang dipotong oleh masyarakat layak untuk dikonsumsi. “Semua layak dikonsumsi karena sudah dilakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem,” tukasnya sembari menambahkan bahwa Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung memperkirakan pemotongan hewan babi pada tahun 2019 sebanyak 2.500 ekor atau naik dari tahun 2018 lalu sebanyak 2.243 ekor. (u)
wartawan
I Made Darna
Category

Gagal Temui Kajari,  Warga Segel Kantor Desa Sudaji

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat kecewa  tidak bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan,massa dari Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertindak anarkis. Kekecewaan  mereka memuncak dengan menyegel Kantor Desa Sudaji menggunakan kayu dan bambu serta spanduk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi #bluBuatBaik Inovasi Layanan Digital Banking Menjadi Katalis Perubahan Perilaku Lingkungan

balitribune.co.id | Mangupura - BCA Digital secara resmi menginisiasi peluncuran kolaborasi #bluBuatBaik Waste Station Bali bersama Bluebird, Rekosistem, dan Monez di Pool Taksi Bluebird, Jimbaran, Rabu (17/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Sudaji Kecam Kajari Buleleng Edi Irsan

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah orang terlihat mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Selasa (16/12). Mereka bermaksud bertemu dengan Kepala Kejari Buleleng Edi Irsan Kurniawan untuk menanyakan tindak lanjut kasus laporan mereka terkait dugaan penyimpangan keuangan oleh Kepala Desa/ Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan I Made Ngurah Fajar Kurniawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.