Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pinandita se-Nusantara Gelar Doa Bersama di Besakih

Bali Tribune/ Persembahyangan bersama di Pura Besakih.



balitribune.co.id | Karangasem -Pemerintah Provinsi Bali, yang dalam hal ini diwakili Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Biro Pemkesra) turut mendukung upacara serta doa bersama Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) di Pelataran Agung Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

 
Pelaksanaan doa bersama yang dilakukan lebih dari 100 orang pinandita yang berasal dari seluruh Nusantara tersebut, bertujuan untuk menjaga keselamatan dan keselarasan jagat semesta. Terlebih dunia saat ini sedang berjuang menghadapi pandemi covid-19 atau yang juga disebut sebagai gering agung. Doa bersama tersebut diawali Puja Trisandya, Pemuspan dan diikuti lantunan Gayatri Mantram oleh seluruh pinandita yang hadir.
 
Di sela acara, Dirjen Binmas Hindu Kementrian Agama RI Tri Handoko Seto menyebut dirinya sangat merasakan ketenangan dan kedamaian dalam jalannya prosesi doa bersama tersebut. " Saya merasakan situasi yang berbeda , ada nuansa yang luar biasa dan bahkan panasnya matahari terasa nyaman. Saya juga merasakan waranugraha yang luar biasa saat ini," ujar Tri Handoko.
 
Dirinya melanjutkan, prosesi doa bersama yang dilakukan termasuk upacara dan upakara yang menyertai merupakan momen yang tepat untuk dilaksanakan saat ini. " Apalagi para pinandita yang baru saja melaksanakan mahasabha, saya harapkan mampu membawa semangat baru saat kembali ke daerahnya masing-masing," katanya.
 
" Semangat baru untuk mendoakan keselamatan bangsa, menjaga keselamatan Nusantara," imbuhnya lagi.
 
Tri Handoko pun berpesan agar generasi Hindu kedepannya mampu menjaga persatuan dan keguyuban yang tentunya harus diawali oleh para pemimpin dan pinandita-nya. "Pesan saya, para pinandita kembali ke daerah masing-masing untuk membawa ajaran luhur Nusantara ini," tutupnya.
 
Sementara itu, Asisten 1 Setda Provinsi Bali I Gede Dewa Indra Putra  menambahkan, kegiatan serangkaian Mahasabha III PSN 2021 ini sudah sangat sesuai dengan visi Pemprov Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali di bidang Atma Kerthi. “Pemprov Bali terus berusaha menciptakan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, dengan tidak meninggalkan kearifan lokal kita,” tandasnya.
 

Upacara ini sendiri dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, yang nampak pula dihadiri I Ketut Sukra Negara, jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali serta perwakilan Bupati Karangasem.

wartawan
HMS
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.