Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pindah Agama, Retta Dwi Agustin Langsungkan Sudiwadani

Sudiwadani
Prosesi Sudiwadani seorang wanita dari Blitar Retta Dwi Agustin sebelum melangsungkan pernikahan dengan lelaki pujaannya di Banjar Jelantik Kuribatu ,Tojan Klungkung, Rabu (25/4) kemarin.

BALI TRIBUNE - Dipimpin Ketua PHDI Klungkung Putu Suarta SH dan sekretarisnya, Ketut Ardana, seorang wanita Retta Dwi Agustin(27) asal Dusun Pakol RT 003 RW 002 Banjarsari,Kecamatan Selorejo,Kabupaten Blitar,Jatim melangsungkan prosesi Sudiwadani atau beralih agama menjadi Agama Hindu. Prosesi ini berlangsung di kediaman Wayan Subaga Br.Jelantik Kuribatu,Desa Tojan,KLungkung, Rabu (25/4) kemarin.

Sebelum piagam Sudiwadani ditanda tangani Ketua PHDI KLungkung Putu Suarta, Retta Dwi diwawancarai guna mengetahui kesungguhannya memeluk (menjadi,red) umat Agama Hindu.

” Saya masuk agama Hindu dengan sadar dan iklas tanpa paksaan siapapun juga,”tegas Retta Dwi Agustin.

Pada kesempatan itu, Ketua PHDI KLungkung Putu Suarta menyatakan bahwa dirinya merspon positif keinginan Retta dwi Agustin menjadi umat Hindu.

“ Dengan wawancara yang saya lakukan terhadap Retta Dwi Agustin yang sudah dijawab dengan lugas tanpa ada paksaan dan secara sehat dan sadar itu keinginannya masuk Agma Hindu maka konsekwensinya saudari Retta Dwi Agustin yang bawa dan piagam Sudiwadani ini saya tanda tangani,” ucap Suarta mengingatkan.

Hadir sekaligus saksi prosesi dimaksud,Perbekel Desa Tojan Wayan Suastawa dan perangkat Desa Tojan serta Klian Banjar Jelantik Kuribatu Desa Tojan serta Babinkamtibmas dari unsur Polri maupun TNI.

Pada kesempatan itupula dilaksanakan acara tukar cincin serangkaian perkawinan Retta Dwi Agustin dengan Putu Suantikayasa yang merupakan putra pasangan Wayan Subaga dengan AA Istri Astri.

Usai prosesi Sudiwadani dilanjutkan dengan ritual mabyakawon sebagai simbul pengesahan perkawinan antara kedua mempelai.

Selaku mempelai pria Putu Suantikayasa mengaku plong dengan dilaksakannya prosesi dimaksud sebagai bentuk pengesahan peralihan agama yakni Agama Hindu.

“ Saya sangat berbahagia dengan istri sebelum menikah dengan saya sudah mengikuti ritual Sudiwadani ini dengan kesadarannya sendiri ,”ujarnya bahagia.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.