Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PKB XL, Sekeha Burdah Burak Pegayaman Sajikan Pencak Belebet

Pencak Belebet merupakan alkulturasi budaya masyarakat Islam dan Hindu di Buleleng. Tampak, sekeha Burdah Burak Desa Pegayaman Buleleng saat latihan jelang pementasan mereka pada ajang PKB XL di Denpasar.

BALI TRIBUNE - Serangkaian pelaksanaan PKB XL, Rabu (27/6) kemarin, tampil Sekeha Burdah Burak Desa Pegayaman. Bersaranakan Rebana, duta kesenian asal Kabupaten Buleleng ini menampilkan pertunjukan seni beladiri, Pencak Belebet. Disela-sela pementasannya, Ketua Sekeha Burdah Burak Desa Pegayaman Buleleng, Ketut Muhammad Suharto menjelaskan, mempergunakan sarana Rebana berukuran besar, sekeha ini lebih banyak menonjolkan seni tabuh. Dia menambahkan, selain seni tabuh, sekeha ini juga mempertunjukkan seni beladiri berupa  Pencak Belebet. “Kesenian ini merupakan warisan leluhur sebagai perwujudan akulturasi budaya agama Islam dengan agama Hindu,” terangnya. Dikatakan Suharto, syair nyanyian pada kesenian itu mempergunakan Bahasa Arab yang bersumberkan kitab Al-Berzanji. “Biramanya bersumberkan kidung Bali,” imbuh Suharto sembari menyebutkan kesenian itu merupakan implementasi konsep menyama braya warga Islam dengan warga Hindu di Buleleng. Ditanya, hambatan jelang pementasan kesenian dimaksud, Suharto menyebutkan kendala utama terletak pada waktu berkumpulnya penari. “Maklum, sebagian besar penari adalah petani yang tentunya akan sulit mencari waktu untuk mereka berkumpul,” ucapnya. Meski demikian, kerja keras selama 6 bulan terbayarkan dengan penampilan sekeha ini di Kalangan Angsoka Ardha Candra Denpasar kemarin. “Semoga, Seni Burdah ini bisa berkiprah lebih banyak, tidak saja Bali namun bisa merambah manca Negara,” tandas Suharto.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.