Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Plastik Exchange, Kumpulkan 72,8 Ton Sampah Plastik

Bali Tribune / Kegiatan Plastik exchange di salah Banjar Petulu Gunung, Desa Petulu, Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dari awal dimulainya kegiatan penukaran plastik dengan beras atau plastik exchange di Gianyar, sekitar 72,8 ton sampah plastik telah diangkut ke pengepul yang kemudian akan diolah kembali atau didaur ulang. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, mengingat kegiatan plastik exchange gencar dilaksanakan di banjar-banjar maupun di desa-desa.

Praktisi lingkungan yang juga Anggota DPR RI I Nyoman Parta, yang sejak awal mendorong kegiatan ini menyatakan rasa hormat dan bangganya. Ditemui saat mengunjungi kegiatan plastik exchange, Minggu (25/10), Parta mengungkapkan, setiap banjar atau dusun yang menggelar plastik exchange, sekitar 1,7 ton hingga 4 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan. "Rata-rata setiap banjar itu bisa dapat 2 ton. Hingga hari ini total sampah plastik yang telah terkumpul 72,8 ton" ungkapnya.

Disebutkan, Plastik exchange ini menjadi kegiatan yang bisa merangkul semuanya. karena  setiap masyarakat memiliki karakter yang beragam. "Ada yang memang peduli dari hati, ada yang mau peduli agar mendapatkan sesuatu dan ada yang memang cuek. Dengan adanya plastik exchange ini semua karakter tersebut bisa dirangkul. Jadi yang ikut memungut sampah plastik tidak hanya yang peduli dari hati saja, tetapi yang cuek pun jadi ikut karena mandapat imbalan, " Ujarnya.

Plastik exchange ini merupakan salah satu cara mencegah sampah plastik agar tidak hanyut kelaut (preventing in to ocean) dan mengotori sawah kita. "Bisa dibayangkan bagaimana jika sampah plastik yang 72 ton ini sampai hanyut ke laut, mengapung-apung di tengah laut, kotor laut kita" ujarnya.

Kenapa laut, lanjutnya, laut menjadi tempat kita berkreasi, laut tempat kita mencari makan, selain itu laut juga tempat kita mendapatkan uang karena pantai menjadi tempat yang paling diminati wisatawan, terakhir laut menurut kita di Bali, tempat mengambil tirta amerta untuk menyucikan diri. "Ini harapan kita bersama bukan program milik perorangan" tegasnya.

Sementara untuk kelanjutan plastik exchange ini, Parta mengatakan pemeritah harus hadir, stekholeder, pengusaha harus ikut berpartisipasi. Karena Bali bersih harapan kita bersama dan bisa diminati semua orang. "Kegiatan ini juga membuka peluang untuk semua orang,  plastik exchange hanya istilah kegiatan, harapan kita bersama Bali bersih," pungkasnya. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.