Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PMI Asal Klungkung Positif Covid-19 Hasil Swab Test Dihari Kelima Karantina

Bali Tribune / Bupati Klungkung Nyoman Suwirta (tengah)
balitribune.co.id| Klungkung - Sebanyak 3 orang pekerja PMI asal Kabupaten Klungkung dinyatakan positif Covid-19, saat menjalani masa karantina pada hari kelima di salah satu hotel yang ditunjuk Pemkab Klungkung, berdasarkan hasil pemeriksaan swab, Jumat (29/5). Setelah dinyatakan positif mereka langsung dikarantina oleh Provinsi Bali di BPK Pering (Gianyar).
 
Informasi yang dihimpun, ketiga PMI positif Corona tersebut masing-masing berasal dari tiga Kecamatan di Klungkung, yakni Kecamatan Klungkung, Kecamatan Banjarangkan, dan Kecamatan Nusa Penida. Ketiganya merupakan pekerja di kapal pesiar yang baru pulang dari Barbados, pada Jumat (22/5) lalu.
 
Begitu tiba di Bali mereka langsung menjalani karantina pada salah satu hotel yang ditunjuk Pemkab Klungkung. Setelah memasuki karantina pada hari kelima Rabu (27/5), mereka menjalani pemeriksaan swab dan dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil swab yang keluar 2 hari kemudian, Jumat (29/5).
 
Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr Ni Made Adi Swapatni, mengatakan saat ini kondisi ketiga PMI dalam keaaan baik atau tanpa ada gejala. Karena masih menjalani karantina sehingga PMI yang bersangkutan belum sempat pulang, sehingga tidak ada kontak dengan keluarga di rumah mereka. "Sekarang mereka isolasi di karantina Propinsi Bali di Pering," ujar dr Made Swapatni.
 
Dengan penambahan 3 pasien Corona ini, maka jumlah pasien Corona di Klungkung sebanyak 23 orang. Di mana 19 orang sudah sembuh dan 4 orang masih dalam perawatan. Adapun rinciannya, di Kecamatan Klungkung 11 orang, sembuh 9 orang, 2 orang dalam perawatan. Kecamatan Banjarangkan 4 orang, 3 orang sembuh, 1 orang dalam perawatan. Kecamatan Dawan 7 orang dan semuanya sudah sembuh, Kecamatan Nusa Penida 1 orang dan masih menjalani perawatan.
 
Di sisi lain, sebanyak 50 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Klungkung kembali dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka dilepas langsung oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, di GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, Jumat (29/5).
 
Mereka sebelumnya telah menjalani masa karantina disalah satu hotel yang ditunjuk Pemkab Klungkung. Sebelum pulang, para PMI ini juga telah menjalani test rapid dan swab yang hasilnya dinyatakan negatif.
Dengan pulangnya 50 PMI tersebut, maka jumlah PMI yang masih menjalani karantina pada hotel yang ditunjuk Pemkab Klungkung, sebanyak 72 orang dari total 444 PMI. Sementara jumlah PMI yang sudah selesai menjalani karantina 372 orang.
 
"Karantina di hotel merupakan bentuk penghargaan Pemkab Klungkung kepada para PMI yang telah berjuang diluar negeri untuk mencari devisa sebagai wujud keikutsertaan dalam membangun daerah khususnya membangun keluarga masing masing," ujar Bupati Suwirta Sabtu(30/5). 
 
 
wartawan
I Ketut Sugiana
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.