Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PMI Bali Tetap Kembali ke Turkiye karena Terikat Kontrak

Bali Tribune / GEMPA - Suasana pasca-gempa bumi dengan magnitudo 7,8 yang melanda Turkiye dan Suriah pada 6 Februari 2023 (ist).
balitribune.co.id | Denpasar - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali bersiap kembali ke Turkiye untuk bekerja pasca-gempa bumi dengan magnitudo 7,8 yang melanda Turkiye dan Suriah pada 6 Februari 2023. Kendati dibayangi perasaan takut dan cemas, PMI asal Bali harus berangkat ke Turkiye karena telah terikat kontrak kerja. 
 
Gempa di Turkiye menewaskan warga negara Indonesia dari Bali yang tinggal di Provinsi Kahramanmaras, Turkiye bernama Nia Marlinda. WNI tersebut menjadi korban gempa bersama keluarga kecilnya yang tertimpa bangunan di apartemen tempat tinggalnya. 
 
Ditemui saat menjenguk keluarga almarhum Nia Marlinda di Denpasar beberapa waktu lalu, salah seorang PMI asal Bali, Yanti Anisa mengaku akan berangkat bekerja di Turkiye karena telah menandatangani kontrak kerja dengan salah satu hotel di negara tersebut. Yanti Anisa wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Barat ini telah lama menetap di Bali dan kembali bekerja ke Turkiye melalui Bali. 
 
Ia mengaku masih merasa takut karena gempa Turkiye-Suriah menelan banyak korban jiwa termasuk temannya sendiri yang pernah menjadi PMI di Turkiye. "Ada rasa takut kemungkinan terjadinya bencana kembali, tapi saya harus tetap berangkat ke Turkiye karena terikat kontrak kerja. Karena tempat kerja saya tidak terkena dampak gempa, kegiatan kerja di sana tetap jalan. Kalau naik bus dari pusat gempa ke Antalya sekitar 15 jam," katanya. 
 
Yanti Anisa menuturkan, lokasi hotel tempat dirinya bekerja berada di Antalya yaitu sebuah provinsi di Turkiye yang letaknya cukup jauh dari pusat gempa. Provinsi Antalya menjadi pusat industri turis di Turkiye dan cukup banyak rekannya sesama PMI yang bekerja di provinsi tersebut. Ia berharap, Pemerintah Indonesia meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di Turkiye.
wartawan
YUE
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.