Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Pasang Spanduk Peringatan, Begal Beraksi

Bali Tribune / SPANDUK - Polsek Gerokgak memasang spanduk peringatan berhati-hati atas ulah dan aksi begal diwilayah tersebut. Beberap kasus yang terjadi belum berhasil diungkap aparat setempat hingga hari ini.
balitribune.co.id | SingarajaSeperti mengejek polisi, aksi begal kembali membuat korban berjatuhan. Persis saat polisi pasang spanduk peringatan ‘awas aksi jambret dan begal’, pelaku begal memangsa korbannya di kawasan wilkuam Polsek Gerokgak tepatnya di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Selasa (17/5). Akibat aksi begal itu, perempuan muda bernama Putu Eva Restini (19) terpaksa kehilangan perhiasan kalung setelah ditarik paksa oleh begal yang memepetnya. Menariknya, pelaku selalu memilih korbannya seorang perempuan yang tengah mengenakan perhiasan kalung.
 
Peristiwa itu terjadi siang bolong sekitar pukul 11.00 Wita diruas jalan Desa Musi tepatnya sebelah barat jembatan. Saat itu korban hendak kearah barat tiba-tiba dipepet seseorang mengendarai sepada motor dan langsung menarik perhiasan kalung yang dikenakan. Usai beraksi pelaku kemudian melarikan diri kearah barat.
 
Aksi begal yang leluasa melakukan aksinya tersebut seakan mengejek polisi karena beberapa saat sebelum pelaku begal beraksi, kepolisian Sektor Gerokgak telah memasang sejumlah spanduk berisi peringatan adanya aksi begal di wilayah tersebut.
 
“Benar kalung saya ditarik saat mengendarai motor menuju arah barat. Saya kaget karena tiba-tiba pelaku memepet dan langsung menarik perhiasan kalung yang saya pakai di lehar,” ujar Eva Restini kepada Koran ini via sambungan telpon, Selasa (17/5).
 
Adapaun ciri-ciri pelaku menurut Eva Restini, berperawakan sedang, mengenakan jaket biru dongker ada streep dilengan, celana pendek menggunakan sepeda motor jenis Scoopy berwarna hitam ada strip merah, helm hitam dan memaki masker biru.
 
“Usai dibegal saya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gerokgak,” tandasnya.
 
Dikonfirmasi atas peristiwa itu, Kanit Reskrim AKP I Putu Merta,.S.H seizin Kapolsek Gerokgak membenarkan adanya kasus tersebut. Bahkan mengaku tengah melakukan penyelidikan intensiif atas beberapa kasus yang sama di wilayahnya.
 
“Hari ini kita sudah tangani langsung laporan korban. Pelaku memang cukup jeli dalam melakukan aksinya dengan mengacak waktu aksi, kadang siang, sore dan, malam,” kata AKP I Putu Merta.
 
Menurutnya, pihaknya telah menempatkan sejumlah personil dititik tertentu untuk menutup pergerakan pelaku, namun pelaku melakukan aksinya secara zig zag sehingga tidak mudah di lacak.
 
“Mohon partisipasi masyarakat agar kasus ini bisa kami ungkap cepat, waspada dan bila mengalami peristiwa yang sama mohon kiranya bantu catat minimal plat motor yang digunakan pelaku,” imbuhnya.
 
Atas pelaku begal itu, Kanit Reskrim mengaku geram dengan maraknya kasus jambret dan begal tersebut. Ia berjanji akan terus memburu pelaku hingga tertangkap.
 
“Kami akan kejar pelaku dan pasti akan dilakukan tindakan tegas dan terukur. Kasihan warga terutama para wanita semakin takut keluar rumah,” ucapnya.
 
Kasus begal yang terjadi di Desa Musi itu menambah daftar panjang aksi begal yang belum diungkap aparat kepolsian. Sebelumnya, Ni Luh Lastri (64) warga Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dibegal pada Selasa (3/5) sekitar pukul 5 sore diruas jalan Singaraja-Gilimanuk tepatnya di Desa Sanggalangit. Satu buah kalung emas milik korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Korban lain yakni Putu Dewi Ayu Purnami (25) warga Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak, korban ini enggan melapor ke polisi. Tiga kasus lainnya di tiga lokasi berbeda, yakni di wilayah Seririt dan 2 di wilayah Kecamatan Gerokgak. Peristiwa penjambretan pertama terjadi di jalur Seririt-Gerokgak tepatnya di depan SPBU di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, pada Senin (25/4) sekitar pukul 13.15 wita menimpa korban Kadek Evi Novitayani (20) warga Desa Lokapaksa. Barang diambil 1 buah tas berisi satu unit handphone dan uang tunai Rp1 juta. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Seririt. Korban berikutnya, Nur Asinah (42) warga Banjar Dinas Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, di jalan raya Singaraja-Gilimanuk wilayah Desa Banyupoh, sekitar pukul 16.30 wita. Barang yang hilang, tas kecil berisi uang tunai Rp 650 ribu dan KTP milik korban. Dan ketiga menimpa Kadek Dwi Oktaviana (27) warga Banjar Dinas Puncak Sari, Desa Gerokgak, sekitar pukul 19.30 wita di jalur Seririt-Gilimanuk wilayah Desa Patas.
wartawan
CHA
Category

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Jadi Penutup Rangkaian Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi kategori terakhir dalam rangkaian Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.