Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

rekonstruksi
Bali Tribune / REKONSTRUKSI - Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Rekonstruksi yang berlangsung mulai sekitar pukul 10.00 WITA itu memperagakan sebanyak 46 adegan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaku melarikan diri ke Denpasar setelah menghabisi nyawa korban.

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk menguji kesesuaian keterangan tersangka dengan alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Klungkung Putu Darmaputra  bersama jajaran sebagai bagian dari proses pembuktian perkara.

"Tujuan rekonstruksi adalah menguji keterangan yang disampaikan tersangka dengan alat bukti lainnya guna menemukan kesesuaian terhadap unsur pasal yang disangkakan," ujar AKP Reno.

Menurut dia, sebanyak 46 reka adegan diperagakan, dimulai sejak tersangka merencanakan pembunuhan, melaksanakan aksinya hingga meninggalkan Kabupaten Klungkung menuju Denpasar usai kejadian.

Dalam rekonstruksi terungkap, penusukan pertama terhadap korban terjadi pada adegan ke-12. Sebelum berangkat menuju lokasi kejadian, tersangka lebih dahulu mengambil sebilah pisau dari dapur rumahnya, kemudian menyembunyikannya di kamar. Setelah itu tersangka membuat janji bertemu dengan korban dan menuju lokasi menggunakan layanan ojek online.

Menurut AKP Reno, sebelum pembunuhan terjadi tidak ada percekcokan maupun pertengkaran antara korban dan tersangka. Untuk menghilangkan kecurigaan korban, tersangka sempat mengajak korban berbincang seperti biasa.

AKP Reno mengungkapkan bahwa motif pasti sesuai pengakuan dan peragaan  pembunuhan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap korban akibat merasa dilecehkan dengan perkataan korban di media sosial dan janjian ketemuan mandi bareng di sungai. 

Jenazah korban Nyoman Cita alias Colik ini ditemukan di sungai jinah kawasan Pesona Lepang. Tepatnya dibawah motor korban yang diparkir. Pengakuan tersangka motifnya karena pelaku merasa sakit hati atas perkataan korban di media sosial.

Pelaku janjian ketemu untuk mandi bareng di sungai. Dia datang naik Gojek dari rumahnya dan usai membunuh naik mobil Go Car langsung pulang setelah bersih bersih diri baru langsung menuju Denpasar.

"Keduanya sempat berendam bersama di sungai. Tidak ada cekcok ataupun kata-kata kasar," jelasnya.

Saat berendam, tersangka tetap mengenakan hoodie dengan pisau yang telah disembunyikan di kantong depan. Kesempatan itu dimanfaatkan ketika korban hendak mengambil telepon genggamnya. Saat itulah tersangka melakukan penusukan pertama dari arah belakang.

Usai memastikan korban tidak berdaya, tersangka meninggalkan lokasi dan memesan layanan GoCar menuju Denpasar.

Dalam rekonstruksi juga diperagakan rangkaian tindakan tersangka setelah pembunuhan, termasuk upaya menjual kalung emas milik korban. Polisi sebelumnya berhasil menyita barang bukti tersebut dari salah satu toko emas di Denpasar. Namun saat ditemukan, kalung sudah dalam kondisi dilebur seberat sekitar 34 gram itu ,dari berat awalnya sesuai pengakuan keluarganya 70 gram.

Rekonstruksi tersebut menjadi bagian penting dalam melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap persidangan. Penyidik berharap seluruh rangkaian adegan yang diperagakan semakin memperkuat alat bukti dan mengungkap secara utuh kronologi pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka ANPP. 

wartawan
SUG
Category

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.