Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Selidiki Identitas Bule dalam Video Ugal-ugalan

Bali Tribune/UGAL-UGALAN -Screenshoot video ugal-ugalan bule berbikini di atas mobil di jalan raya Sanghyang Ambu, Bugbug, Karangasem.


balitribune.co.id | Amlapura - Setelah video ugal-ugalan wisatawan asing di jalan raya, tepatnya di Bukit Sanghyang Ambu, Desa Bugbug, Karangasem viral di media sosial, pihak kepolisian dari Polsek Karangasem masih menyelidiki indentitas wisatawan asing tersebut. Dalam video yang viral tersebut, wisatawan asing tersebut mengenakan bikini kemudian mengeluarkan sebagian tubuhnya ke pintu kaca mobil sembari berdisko di sepanjang jalan yang dilalui di jalur Karangasem- Denpasar melintasi Bukit Sanghyang Ambu tersebut. Sementara ada sejumlah wisatawan asing lainnya mengendarai sepeda motor dibelakangnya juga tertawa melihat aksi wanita bule tersebut. Sontak aksi ugal-ugalan wanita bule berjoget sambil menenggak Minuman Keras (Miras) tersebut mengundang perhatian pengemudi mauoun pengendara lainnya yang berada di lokasi tersebut. Kapolsek Karangasem Kompol. I Putu Sunarcaya, kepada awak media, Rabu (21/9/2022) menyebutkan jika pihaknya sampai saat ini masih menyelidiki identitas wisatawan asing yang videonya viral trrsebut. Saat ini kata Sunarcaya nomor polisi yang dikendarai oleh salah satu bule tersebut diketahui lokasinya berada di wilayah Denpasar yakni kawasan Kerobokan, Kabupaten Badung. "Kasus ini penanganannya telah dilimpahkan ke Satlantas Polres Karangasem. Jadi untuk lebih jelasnya silahkan kordinasi ke Satlantas Polres," tegas Sunarcaya,  Ia menyebutkan jika nomor polisi kendaraan mobil yang ditumpangi wisatawan asing tersebut belum bisa diidentifikasi karena kurang jelas. Kendati demikian, pihaknya berharap dengan petunjuk tersebut  bisa melakukan pendalaman sehingga bule tersebut bisa ditemukan.  Video ugal-ugalan wisatawan asing tersebut juga mengundang perhatian pelaku wisata di Karangasem. Ketua PHRI Karangasem I Wayan Kariasa kepada wartawan mengaku sangat menyayangkan aksi bule yang viral tersebut. "Saya selaku PHRI meminta agar aparat penegak hukum terutama kepolisian harus segera melakukan tindakan mendeteksi bule tersebut untuk dapat ditegur ataupun hal yang harus dilakukan apakah tilang atau pembinaan terhadap bule-bule tersebut," pintanya.  Menurutnya penting bagi wisatawan untuk berlaku sopan dan mengikuti g peraturan lalulintas, karena apa yang lakukan bule tersebut bisa saja membahayakan dirinya sendiri juga membahayakan orang lain.

wartawan
AGS
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.