Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Tangkap Tujuh Pelaku Penganiayaan di Nyambu

Bali Tribune / GARIS POLISI - Polisi memasang garis polisi di lokasi penemuan dua pria luka-luka yang diduga akibat penganiayaan depan Pos Kamling Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, pada Kamis (14/3).

balitribune.co.id | TabananPolisi menahan tujuh orang pelaku penganiayaan terhadap dua orang pria yang salah satunya tewas di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri pada Kamis (14/3) lalu.

Belum diketahui dengan pasti apa yang menjadi motif penganiayaan tersebut. Begitu juga dengan kronologisnya. Ketujuh pelaku itu masih menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan.

Penangkapan tujuh orang pelaku penganiayaan tersebut dikonfirmasi oleh Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti, Minggu (17/3). Hanya saja, ia enggan memberi keterangan lebih jauh karena proses pemeriksaan kini dilakukan oleh Satreskrim Polres Tabanan. “Para pelaku sudah diamankan dan saat ini dilimpahkan (pemeriksaannya) ke Satreskrim Polres Tabanan,” ujar Sri Subakti.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebut penganiayaan tersebut berlatar belakang kesalahpahaman. Pemicunya dikarenakan suara knalpot motor yang dikendari korban. Selain itu, informasinya para pelaku sempat mengonsumsi alkohol.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis pagi (14/3) warga Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri dikejutkan dengan penemuan dua orang pria yang terluka di depan pos kamling lingkungan setempat.

Satu di antara kedua pemuda itu bahkan sudah meninggal dunia. Semula pemuda tersebut dikira dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sedangkan seorang lagi ditemukan dalam keadaan linglung di bilik sebelah pos kamling.

Di dekat pemuda yang tergeletak tidak bernyawa terdapat motor Suzuki Satria biru. Posisi motor itu juga dalam keadaan tergeletak. Awalnya, warga mengira kedua korban tersebut usai mengalami kecelakaan. Namun, Polisi melihat kejanggalan dengan adanya luka-luka pada wajah kedua korban.

wartawan
JIN
Category

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.